<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635</id><updated>2011-11-10T15:42:23.178-08:00</updated><category term='Himbauan Buat Pemerintah'/><title type='text'>Aku dan Negaraku</title><subtitle type='html'>Ini adalah sebuah catatan singkat tentang Negara ku yang semakin meredup.
Telah hilang Indonesiaku, ditelan bencana dan Kemiskinan yang tak ada habisnya.
Sampai kapan ini semua harus berakhir?</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-8156536492147081411</id><published>2010-05-05T01:20:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T01:46:50.256-07:00</updated><title type='text'>Harapan mu, Oh Ayah dan Bunda</title><content type='html'>Harapan merupakan sebuah sifat yang selalu ada di dalam diri setiap manusia. Semua manusia selalu berharap dan selalu mengejar harapan itu. Begitu juga dengan diri ku yang terus berharap untuk sebuah kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan ini juga selalu dititpkan oleh orang tua kepada anaknya.Harapan agar cepat tamat kuliah, harapan cepat mendapatkan pekerjaan yang layak, dan harapan-harapan lainnya. Harapan dari orang tua ini sebenarnya adalah motivasi bagi sang anak untuk mencapainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bahagianya orang tua kita bila harapan dari mereka dapat kita wujudkan. Walaupun sebenarnya,&lt;span class="fullpost"&gt;kebaikan dari harapan-harapan itu sang anaknya sendiri yang merasakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sebuah kebanggaan yang didapat si Ayah dan si Ibu. Gelar, uang dan jabatan itu diemban sendiri oleh sang anak. Namun, betapa bahagianya sang anak bisa membahagiakan kedua orang tuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah kecewanya jika ada anak yang mengingkari harapan-harapan dari kedua orang tuanya. Air mata penyesala tak akan berguna. Hanya penyesalan saja yang bisa dirasakan oleh si anak, ketika harapan itu tak bisa digapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah salahkan orang tua mu, ketika dia memberikan dan meminta mu untuk mewujudkan harapannya. Karena itu semua untuk kebahagianmu. Harapan-harapan yang orang tua mu berikan padamu telah dimulai sejak kita berada di dalam perut ibu kita. &lt;br /&gt;Sang ibu berharap kelak ketika kita mampu melihat dunia kita bisa memberikan kebahagian kepada mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dan ayah pun terus berharap ketika kita mulai bersekolah di TK. Mereka berharap kita dapat menjadi lebih pintar dan mengaplikasikan semua yang diajarkan oleh guru kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mulai naik menjadi seorang siswa Sekolah Dasar, harapan itu meningkat. Ayah dn ibu kita berharap agar kita menjadi juara kelas, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga. Harapan ini terus diberikan mereka sampai kita menginjak Sekolah Menengah Atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir SMA, ayah dan ibu berharap agar kita mampu meluluskan sekolah dan melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas. Mereka terus memotivasi kita sehingga kita bisa meluluskan SMA dengan bangga. Itulah kebanggaan yang tak terkira dari kedua orang tua kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di universitas, mereka pun berharap agar kita menjadi salah satu mahasiswa yang berprestasi dan mampu mendapatkan beasiswa. Bahkan mereka juga berharap agar kita dapat menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diperuntukkan agar kita dapat pekerjaan yang layak. Sehingga mereka bisa bangga. Harapan itu pun tak berhenti hanya sampai disitu. Kedua orang tua kita terus berharap agar kita mendapatkan jodoh yang baik dan mampu menjaga kita, sehingga kita bisa hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan kedua orang tua terus berlanjut hanya untuk kebahagian kita. Mereka rela mengorbankan semuanya demi mewujudkan harapan mereka kepada sang Anak. Genggam terus harapan orang tua mu sampai engkau mampu membahagiakan dan membuat mereka bangga karena mu. Karena hanya itulah yang bisa diberikan oleh kita sebagai anak.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-8156536492147081411?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/8156536492147081411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=8156536492147081411&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8156536492147081411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8156536492147081411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2010/05/harapan-mu-oh-ayah-dan-bunda.html' title='Harapan mu, Oh Ayah dan Bunda'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-5638919896992716731</id><published>2010-03-18T23:03:00.000-07:00</published><updated>2010-03-18T23:36:20.090-07:00</updated><title type='text'>Indonesia, Obama, dan Kemiskinan</title><content type='html'>Sudah lama tak menulis. Rasanya terlalu sibuk untuk meluangkan sedikit waktu ku untuk menulis. Banyak sekali yang ingin ku tulis, mulai dari apa yang kulihat sampai pada apa yang kudengar. Mulai dari kemenangan SBY untuk kedua kalinya sampai kedatangan Obama ke Indonesia yang kata beberapa media, Indonesia adalah kampung Obama. Sempat terlintas, kampung dari mana? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang teman, mengatakan Indonesia adalah kampung halaman Obama, aku jadi terus berpikir, dari mana pula orang banyak mengatakan kampung Obama Indonesia. Jika kita lihat biografi Presiden Amerika itu, kita akan tahu bahwa Obama tak pernah anggap Indonesia memberikan kesan&lt;span class="fullpost"&gt; terhadap Indonesia. Hanya beberapa tahun dia tinggal dan menetap di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, jika Obama menganggap Indonesia adalah kampungnya, maka dia tidak akan pernah memperlakukan negara ini seolah budak dan negara pemasok bagi negara yang kini dipimpinnya. Saya sadar, ketika saya menulis tentang ini saya akan banyak dikritik. Namun, saya juga ingin membuka pikiran teman-teman bahwa, Indonesia adalah sebuah negara makmur dan kaya. Semuanya ada di Indonesia. Kita bisa bangkit bukan karena Amerika, Obama atau siapa pun. Tapi karena kita saling menghormati dan bekerja sama. Bukan saling menjatuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kembali di tahun 1980an, Indonesia merupakan salah satu negara maju. Indonesia dikenal mampu memberikan kontribusi besar bagi negara-negara di Asia Tenggara. Namun, kini semuanya hanya tinggal sejarah. Kini Indonesia seolah bergantung pada kebijakan dan perintah dari negara-negara super power. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman mengatakan pada saya, Indonesia ini adalah negara aneh. sangat aneh sehingga banyak dari pejabat dan pengambil kebijakannya seolah tak acuh pada apa yang mereka lakukan. Beramai-ramai memperkaya diri, sehingga ketika uzur bisa menikmati hidup yang tenang dan bergelimangan harta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari hal-hal yang tak penting dan selalu ingin mencari perhatian. Mengeluh di depan media, membuat statement yang mengundang kontroversi, dan senang melihat rakyatnya hidup dalam kesengsaraan, kemiskinan. Inilah negara kita, negara yang selalu mengikuti arus tanpa ada pendirian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya itu selalu mengatakan, Indonesia masih pantas dipimpin oleh sosok yang diktator. Dan saya pun setuju. Hal ini dapat kita lihat dari sejarah panjang negara kita. Mulai dari Bung Karno sampai pada Soeharto. Kedua tokoh ini merupakan tokoh yang sangat berperan pada pembangunan Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno, sosok pemimpin yang tak pernah mengeluh. Dia juga merupakan sosok pemimpin yang memiliki kharisma. Dia adalah pemimpin yang sampai saat ini dinantikan oleh rakyat Indonesia. Pejuang yang tak pernah kenal kata Menyerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ketika dia dihadapkan pada pilihan untuk mati pun, tak pernah terucap kata menyerah padanya. Dia memiliki pemikiran-pemikiran brilian, dan dia juga orang yang sangat low profile. Hanya karena orang-orang yang berada di sekelilingnya lah dia bisa salah langkah. Sehingga dia dianggap sebagai pengkhianat bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Soeharto, merupakan sosok pemimpin yang tegas dan memiliki pendirian. Soeharto juga tak pernah malu mengakui kesalahannya. Hal ini ditunjukkannya ketika dia mengundurkan diri sebagai Presiden. Dia akui, jika permintaan rakyat agar dia mundur maka dia mundur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa kita pungkiri juga Soeharto telah membawa harum nama Indonesia di tingkat dunia. Dia menjadi kan Indoensia sebagai negara pengimpor besar dan mampu menanggulangi ketersedian bahan pokok untuk negara-negara di Asia Tenggara. Di masa ini Indonesia mengalami kejayaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang ini lah yang patut disebut pemimpin. Mereka selalu menangis ketika melihat rakyat dalam kesengsaraan. Namun, mereka tak pernah mengeluh kepada rakyatnya betapa letihnya mereka memimpin hampir dua ratus juta rakyat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pemimpin ini selalu tersenyum di depan rakyatnya. Selalu memberikan yang terbaik untuk rakyatnya. Hal ini berbanding terbalik untuk pemimpin Indonesia saat ini. Jika pemimpin Indonesia saat ini adalah orang yang pantas memimpin Indonesia, tak seharusnya dia selalu menggunakan media untuk mengeluh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu juga dia mengungkit-ungkit apa saja yang telah dilakukannya untuk Indonesia. Tak perlu juga dia menganggap semua keputusan dan keluhannya membangkitkan citranya. Tak perlu juga dia mengurusi semua hal yang tak penting untuk rakyatnya. &lt;br /&gt;Lebih baik dia berpikir, bagaimana Indonesia ini menjadi semakin baik, bukan mengurusi perkawinan orang, atau mengurusi goyang-goyang dangdut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini lah gambaran burem negara kita. Sebagai rakyat yang selalu dibawah, kita harus menerima dan jika bisa kita berdoa agar pemimpin kita saat ini cepat sadar bahwa masih banyak lagi saudara kita yang hidup dalam ketiadaan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-5638919896992716731?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/5638919896992716731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=5638919896992716731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5638919896992716731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5638919896992716731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2010/03/sudah-lama-tak-menulis.html' title='Indonesia, Obama, dan Kemiskinan'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-3314031554760855648</id><published>2009-06-20T09:06:00.000-07:00</published><updated>2009-06-20T09:12:26.374-07:00</updated><title type='text'>Ketika SBY Harus Berjuang Sendiri</title><content type='html'>Masih jelas teringat ketika 2004, SBY yang menjadi Menteri Koordinator Politik dan Pertahanan Keamanan. Dia mengundurkan diri sebagai menteri dan maju sebagai calon Presiden yang didukung oleh Partai Demokrat. Namun, kini SBY sedang berada di titik akhir perjalanannya sebagai seorang presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2004 yang lalu, merupakan masa kejayaan sang Jendral bintang empat ini. Bersama JK yang membelot dari Partai Golkar, SBY maju dalam Pemilu Presiden tahun 2004. Sungguh di luar dugaan, SBY dan JK mampu maju dalam putaran kedua bersama Megawati-Hasyim. Mengalahkan pasangan Amien Rais-Siswono Yudohusodo, dan Wiranto-Solahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan pada pemilu presiden 2004 yang lalu merupakan sebuah pertarungan yang sungguh menakjubkan dimana banyak&lt;span class="fullpost"&gt; partai yang pecah dalam memberi dukungan. Hampir sama dengan Pemilu tahun ini yang akan diadakan 8 Juli nanti. Kembali SBY maju sebagai presiden, namun tanpa seorang JK disampingnya. Karena JK juga maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya SBY dengan yakin maju sebagai Presiden dari Partai Demokrat yang didukung beberapa partai lainnya. SBY memang pantas yakin akan kemenangannya, bila dilihat hasil pemilu legislatif kemarin, dari 33 Propinsi di Indonesia Partai Demokrat mampu memenangkannya sebesar 50%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang sangat dekat, lihat saja Propinsi Sumut. Di tingkat DPRD Sumut saja, anggota legislatif terpilih dari partai berlambang burung Rajawali ini ada 28 orang. Itulah adalah sebuah keberhasilan dari partai bentukan SBY. Dengan kemenangan ini, tampaknya telah mencontreng muka pemimpin-pemimpin partai besar kolotan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan ini juga sempat membuat JK harus kepanasan. Kritikan dari internal partai Golkar menyerangnya. Dia dianggap tak mampu memimpin Partai Berlambang Pohon Beringin ini. Drastis, memang penurunan partai yang identik dengan warna kuning ini. Bila dilihat pada pemilu 2004 yang lalu, partai ini mampu meraih kursi pertama. Namun saat ini partai ini hanya mampu menduduki urutan ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemenangan inilah SBY bertindak untuk tidak memilih kader partai warna kuning ini. SBY malah memilih orang yang tidak terkait dalam perpolitikan partai. Nama Boediono pun disebutkan oleh tim sembilan bentukan SBY demi memilih wakilnya. Namun, bukan dukungan yang didapat SBY, tapi ribuan kritikan datang ke SBY. Para partai pendukung SBY menganggap SBY salah memilih Boediono. Memang nama Boediono sama sekali tak dikenal. Walaupun dia menjabat Gubernur Bank Indonesia, tapi tak begitu akrab dikenal masyarakat. Ini semua dikarenakan Boediono tak pernah berbuat untuk rakyat. Maka itu dia tidak dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi SBY tetap pada pendiriannya. Dia yakin dengan pilhan tim sembilan dan dirinya. Dia juga yakin Boediono akan mampu membantunya dalam berjuang memperjuangkan kepentingan masyarakat. Tapi sampai saat ini bisa kita nilai, SBY berjuang sendiri. Tak ada perjuangan dari seorang Boediono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY pun tampaknya pasrah dengan kenputusannya. Saat ini SBY sadar, akan kehilangan pendukungnya, maka SBY melakukan manuver-manuver menyerang lawan-lawannya. Bentuk perlawanan yang seharusnya tidak perlu dilakukannya. Caranya, tak mau bersenda gurau dengan JK yang statusnya masih sebagai wakil presiden ini sebaliknya menguntungkan JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY tak ingat, ketika dia mengundurkan diri dari kabinet pimpinan Megawati. Dia menjadi korban kasihan dari masyarakat. Dia teraniaya oleh sikap Megawati yang mencampakkannya. Dan kali ini SBY juga menghadapi karma seperti itu. Di saat JK juga maju menjadi lawannya dalam Pemilu Pilpres, maka JK akan menjadi seorang yang teraniaya oleh sikap SBY di kampaye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu SBY akan berusaha berjuang sendiri membangun dan membuktikan kinerjanya selama 5 tahun ini. Apakah dia belum sadar, untuk membangun negeri ini dia butuh orang lain. Dan apakah dia tidak sadar selama 5 tahun ini, siapa yang menjadi pembela sejatinya, kalau bukan JK, bukan Bu Ani Yudhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya sebagai seorang negarawan yang bijak, SBY harus mampu bersikap sewajarnya pada JK. Berjiwa besarlah pak SBY. Tataplah masa depan mu. Bisa jadi ini adalah akhir dari perjuanganmu yang sendiri itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-3314031554760855648?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/3314031554760855648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=3314031554760855648&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3314031554760855648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3314031554760855648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2009/06/ketika-sby-harus-berjuang-sendiri.html' title='Ketika SBY Harus Berjuang Sendiri'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-2350533244377715516</id><published>2009-03-04T05:28:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T06:00:56.080-08:00</updated><title type='text'>Wanita Amazone</title><content type='html'>Rabu dini hari, aku menghadiri acara perayaan ulang tahun Retro. Waw, keren setelah lama tidak masuk ke tempat yang satu ini aku terperangah melihat, desain, dan konsep Retro yang baru. Desain dengan konsep sangat eksklusif dan modren ini, jadi teringat dengan salah satu diskotik di Rusia yang pernah aku lihat di Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan konsep dan desain Retro yang ingin aku bicarakan kali ini. Suasana Retro yang ramai dan padat ini memaksa aku untuk merenung. Merenungi tentang sebuah arti ke glamouran di dunia yang serba fana ini. Wanita-wanita berbaju yang teramat seksi hilir mudik di depanku. Terasa, nafsuku naik dibuatnya. Namun,&lt;span class="fullpost"&gt; kembali aku merenungi, sungguh gila pemandangan di depn mataku kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa, Maret ini genap 21 tahun umur ku. Semakin banyak yang kulihat di dunia semakin banyak pula seharusnya kita merenung. Aku tak melihat sebuah kesedihan dari wajah pengunjung-pengunjung Retro malam itu. Memang malam itu adalah malam yang gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah para pengunjung itu tak melihat, didepan gedung Capital Building tempat Retro menumpang banyak sekali tunawisma yang tidur di jalan dengan memakai baju lengkap tetapi tak pernah berganti. Hitam lecek baju yang selalu dipakai tuna wisma yang bekerja sebagai pemulung, pengemis dan pekerjaan hina lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat berbanding terbalik dengan pakaian yang dipakai wanita-wanita di Retro. Walaupun menggunakan pakaian tidak lengkap, tetapi mereka beruang banyak. Mereka mampu menghabiskan jutaan rupiah untuk tertawa ataupun untuk bergoyang. Padahal aku juga hanya menghabiskan Rp 20.000,- untuk bergoyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang zaman ini sudah sangat gila. Yang kaya maunya serba terbuka, tetapi jika diminta buka malah ketakutan. Sedangkan si Miskin, dengan serba kemampuannya hanya bisa menutupi sebagian tubuhnya saja tetap bersikukuh menutup semua tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kita sadar, bagaimana cara pemerintah kita melihat ini semua. Siapa bilang jumlah orang miskin di Indonesia berkurang? BPS sebagai lembaga statistik hanya melakukan riset di pinggiran sungai saja, melihat rumah-rumah kumuhnya. Tetapi tak pernah dan tak berani melakukan riset di komplek-komplek Mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat itu semua, aku jadi teringat perkataan beberapa temanku. Misalnya saja Bang Fuad, mahasiswa Abadi di UMSU ini selalu mengatakan, wanita-wanita pengunjung Retro itu adalah wanita keturunan Amazone. Dan dia menilai kemiskinan itu bukan dari takaran berapa juta gajimu sebulan. Ataupun berapa juta yang sudah kamu keluarkan dalam satu malam untuk ketawa? Tetapi takaran miskin baginya ialah apakah kamu telah bersedekah atau belum. Hebat, walaupun dilihat dari fisiknya dia tak berbeda jauh dengan ku tetapi dia bisa melihat dari hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, Bang Aulia andre. Salah satu dosen Unimed ini aku jadikan guruku dalam bidang Jurnalistik dan sosial. Dengan pengalaman yang dipunyanya, dia selalu merasa belum apa-apa. Namun, dalam memandang dan memecahkan sesuatu dia sangat hebat. Dan selama aku mengenalnya, dia adalah lelaki yang sangat perpeksionis. Dia juga tidak hobby menghabiskan uang hanya untuk mencari tertawa dan bergoyang di sebuah tempat hiburan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, dunia. Selayaknyalah wanita-wanita Amazone itu disadarkan. Agar mereka bisa mengakku diri mereka kaya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-2350533244377715516?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/2350533244377715516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=2350533244377715516&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2350533244377715516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2350533244377715516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2009/03/rabu-dini-hari-aku-menghadiri-acara.html' title='Wanita Amazone'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-8611264558523074228</id><published>2008-12-10T04:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T04:25:51.038-08:00</updated><title type='text'>Hari-hari Terkahir Andalas</title><content type='html'>Harian Andalas, sebuah nama yang akan selalu aku ingat sampai kapanpun. Nama yang selalu memberikan yang terbaik untuk kami semua. Nama yang menggambarkan sebuah pulau yang kaya akan sumber daya alamnya. Dan nama yang mengajarkan banyak tentang arti kegagalan padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat, 8 Nopember 2008 harian andalas tempat beberapa jurnalis muda bekerja ditutup. Sungguh sayang, tetapi apa yang bisa kami lakukan. Emosi beberapa pemegang saham terhadap kebodohan pemimpin Perusahaan ini,&lt;span class="fullpost"&gt; berimbas pada kami para pekerjanya. Sedih, dan haru akan mejadi sebuah dilema dalam kehidupan. Tak akan ada lagi kenyamanan dan kecerian yang dapat diingat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media yang beru berumur tiga tahun ini bagaikan, sebuah media besar nasional. Intrik, dan dan segalanya bagaikan sebuah perusahaan media dengan oplah sampai 10.000 eks. Padahal hanya 1.500 eks saja tetapi intriknya bisa membuat kami para jurnalis pusing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andalas kini tinggal kenangan bagiku, bagi kami semua, dan aku berharap bagi warga Sumut. Media itu kini tak tampak lagi di peredaran. Bagaikan ditelan bumi. 5 bulan aku telah menghabiskan waktu dan segalanya di Media itu, tetapi aku merasa tidak sia-sia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran Jurnalistik yang aku dapatkan di bangku kuliah telah aku terapkan di Media yang sok Gede ini. Telah banyak yang aku pelajari, persahabatan, kasih sayang, dan pengorbanan itu semua ada di Andalas. Tetapi, mengapa begitu aku merasa enjoy bersama Andalas, itu semua harus sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari terakhir bersama Andalas bagaikan sebuah perang yang tak akan pernah berakhir. Canda tawa yang dikeluarkan hanya menutupi kesedihan yang tak bisa dikeluarkan. Sulit memang akan kehilangan sahabat bahkan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-8611264558523074228?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/8611264558523074228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=8611264558523074228&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8611264558523074228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8611264558523074228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/12/hari-hari-terkahir-andalas.html' title='Hari-hari Terkahir Andalas'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-1685351705193450689</id><published>2008-11-30T04:09:00.000-08:00</published><updated>2008-11-30T04:12:49.022-08:00</updated><title type='text'>Andalas Untuk Kita Semua</title><content type='html'>Beberapa hari ini, hujan terus turun membasahi Kota Medan. Saya pun sepertinya malas untuk beranjak keluar dari kamar. Badan ini rasanya belum begitu fit setelah 2 malam ini tidur jam 3 pagi. Sayapun tak mengerti apa yang mengakibatkan hal tersebut. Bisa jadi akibat sebuah trouble di kantor yang mengakibatkan hal ini. Sedih rasanya apabila itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak akan ada lagi sahabat-sahabat yang selalu tersenyum padaku. Tak akan ada lagi Bang Prabu yang menjerit memanggil namaku ketika dia bingung membaca berita yang kubuat. Semuanya akan hilang. &lt;span class="fullpost"&gt; Dan tak akan ada lagi Iin dan Bang Hambali yang selalu terkena gosip berpacaran. Bang Bembeng yang selalu bertanya berapa berita kau za?. Semuanya bagaikan sebuah keluarga yang hidup satu rumah. Harian Andalas, itulah nama rumah kami, rumah tempat kami selalu berdiskusi melihat apa yang terjadi di Medan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu kalimat yang selalu membuat kami merasakan inilah keluarga. Ucapan yang selalu dikatakan Bang Jhon, sebagai pemimpin redaksi Harian Andalas. " Mari kita bersama membangun Andalas. Hidup dan Matinya Andalas ada ditangan kita semua," ucapan ini tidak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun. Bang Jhon bukan seorang motivator, tetapi dia selalu membuat kami merasa dimotivasi olehnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hah.........hah...... Sudahlah, mungkin hal inilah yang menjadi pikiranku. Tetapi, Bang Bambang selalu berkata," Jangan pernah menyerah, Za. Ini merupakan sebuah tantang yang harus kau hadapi untuk mencapai sebuah kesuksesan. Aku sudah selalu berhadapan dengan hal seperti ini, tapi sampai sekarang masih bisa hidup juganya aku," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Bembeng, salah satu wartawan senior yang sangat dekat dengan saya. Dia selalu menasehatiku, dia menganggapku bagaikan adiknya. Saya tak tahu mengapa hal ini terjadi, saya bagaikan tak bisa melupakan semua yang menjadi kenangan pahit maupun kenangan manisku bersama andalas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andalas, telah menjadi guru terbaikku untuk menapaki karir sebagai wartawan. Terima kasih atas bantuan sahabat, abang-abangku. Saya yakin dan sangat yakin, andalas akan menjadi sebuah media yang besar di Kota Medan ini. Kita bersama harus bersatu membangun andalas.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-1685351705193450689?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/1685351705193450689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=1685351705193450689&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1685351705193450689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1685351705193450689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/11/andalas-untuk-kita-semua.html' title='Andalas Untuk Kita Semua'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-8993356833411638353</id><published>2008-11-29T09:02:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T09:12:43.726-08:00</updated><title type='text'>Mukjizat itu Nyata</title><content type='html'>I can always say mukjizat itu nyata. Hal ini aku yakini saat ini, mengapa aku mengatakan hal ini, karena disaat kantor tempat aku bekerja dikatakan Koleps, dan hanya mukjizat yang akan membantu kantor itu kembali buka. Hal ini sempat membuat aku pesimis, akan tetapi tidak untuk saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman berkata, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tenang saja mukjizat itu nyata teman&lt;/span&gt;. Aku sempat menentangnya, MUKJIZAT HANYA MILIK KEKASIH ALLAH, ATAU NABI. &lt;br /&gt;Dia tertawa dan berkata padaku tidak saat ini.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak beberapa lama setelah para pemegang saham akan mengumumkan akan ditutupnya kantor kami, seorang pesaham mengatakan memberi waktu pada kami untuk mencari investor yang mau menjadi pesaham baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ALLAH masih sayang pada kami, ternyata dengan waktu seminggu itu, aku diajarkan untuk pantang meyerah dan percaya serta yakin, mukjizat itu ada. &lt;br /&gt;Saat ini, aku sedang berusaha melakukan hal itu, berusaha dan terus berusaha karena aku yakin mukjizat itu nyata. Hanya saja kita telah dibodohi akan kemajuan zaman untuk tak percaya akan hal itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Satu hal yang selalu aku ingat, mengapa aku tak akan mencoba mencari pekerjaan baru, teman dan keluargaku di kantor menyakini dan memiliki semangat bahwa mukjizat itu akan datang. "&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-8993356833411638353?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/8993356833411638353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=8993356833411638353&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8993356833411638353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8993356833411638353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/11/mukjizat-itu-nyata.html' title='Mukjizat itu Nyata'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-2379120077898050656</id><published>2008-11-20T05:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T06:11:51.219-08:00</updated><title type='text'>Siem Bun, Pejuang Tiong Hoa</title><content type='html'>( Catatan seorang pejuang Tiong Hoa bag 1)&lt;br /&gt;Aku ingin tertawa melihat apa yang saat ini terjadi di Negara kita bersama. Ketika mendapat sebuah tugas dari kantor tempat aku bekerja untuk melakukan peliputan pada pejuang etnis tionghoa. Akupun berusaha mencari tahu apakah ada tokoh perjuangan tionghoa yang masih hidup di Medan. Aku bertemu seorang aktivis tionghoa yang memberitahuku masih ada tokoh pejuang tionghoa yang masih hidup. Yoe Siem Bun, tokoh pergerakan tiga zaman ini masih dengan tubuh bugar menatap perubahan-perubahan yang terjadi di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjadi pedagang kopi di masa zaman penjajahan Jepang. Lahir di Tarutung pada 1 Januari 1919, dari keluarga keturunan. Siem Bun diajarkan untuk selalu tolong menolong. Siem Bun, dari kecilnya dibesarkan di Tanah Batak, sehingga dia mengaku sudah tak bisa berbahasa hokkien.  Bagi Siem Bun, Indonesia telah menjadi negaranya, tumpah darahnya, tempat dia mencari nafkah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bagi saya Indonesia adalah negara dan tumpah darah saya,” ujar Siem Bun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siem Bun yang dulunya selalu berperawakan garang dan dekat dengan para pejabat-pejabat pemerintahan. Siem Bun, mantan dari ketua BAPERKI (Badan Permusjawaratan Kewarganegaraan Indonesia) yang pada zaman orde baru disebut antek – antek PKI. &lt;br /&gt;Selama hampir 3 jam mengobrol dengan tokoh tiong hoa ini, tak tampak sedikitpun pemikirannya tentang komunis.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siem Bun yang saat ini hidup bersama anak dan cucunya ini, tak pernah mendaftarkan dirinya sebagai veteran ataupun mantan pejuang. Siem Bun yang memiliki tempramen yang tinggi tidak mau melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Males, saya untuk ngurus-ngurus hal-hal yang seperti itu. Saya tidak mau terpancing emosi,” tambah lelaki yang berusia 85 tahun ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit, yang saya lihat dari seorang kakek ini, dengan usia yang 85 tahun ini, dia tak pernah berusaha mengejar haknya sebagai pejuang. Sebagai tokoh tionghoa, Siem Bun hanya ingin menegaskan bahwa dia bukan orang RRC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya warga negara Indonesia, saya memang orang keturunan tapi saya lahir dan besar di Indonesia,” tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita Siem Bun kini telah terwujud. Pemerintah Indonesia telah membuka yang seluas-luasnya yang berkaitan tentang etnis tionghoa. Siem Bun telah memperjuangkan hal ini sejak Indonesia merdeka. Tetapi, Siem Bun baru saja merasakan hal yang semerdeka ini saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya senang, dengan proses yang cepat, kami warga keturunan dapat mengurus kartu kewarganegaraan dengan cepat dan tak dipersulit lagi,” ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-2379120077898050656?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/2379120077898050656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=2379120077898050656&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2379120077898050656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2379120077898050656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/11/siem-bun-pejuang-tiong-hoa.html' title='Siem Bun, Pejuang Tiong Hoa'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-6696212506675551641</id><published>2008-09-30T09:09:00.000-07:00</published><updated>2008-11-20T06:12:03.835-08:00</updated><title type='text'>Rasa Syukurku, Pada Mu</title><content type='html'>Allahu akbar, allahu akbar, takbir berkumandang mewarnai malam rintik-rintik di Kota Medan. Ratusan motor padati sepanjang jalan Balai Kota memutari lapangan Merdeka yang menjadi kebanggaan warga Kota Medan. Anak-anak ikut serta dalam boncengan menerikkan takbir kebesaran yang Maha Kuasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kemenangan telah datang memberikan kesejukkan hati umat Islam. Idul fitri 1429 H telah tiba, tetapi keramaian ini tak seperti setahun yang lalu. Aku berjalan bagaikan kura-kura merayap diantara motor-motor yang ngantri untuk jalan. Berjejer pula mobil-mobil mewah yang terpakir dengan rapinya di sepanjang parkiran Merdeka Walk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum malam ini, aku telah beberapa kali memperhatikan pusat kota ini. Setiap pulang dari kantor, aku selalu memperhatikan Merdeka Walk, yang telah mengambil hati para ekspat maupun eksmud di Kota Medan. Pusat jajanan malam ini tak pernah sepi walaupun bulan Ramdhan. Selalu saja, puluhan mobil-mobil mewah milik orang-orang bermata sipit memenuhi parkirannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, ternyata saudara-saudaraku yang bekerja di Merdeka Walk dapat menikmati Lebaran besok," kata ku dalam hati. Apa yang ku perhatikan tak selamanya benar, seorang pengemis tua yang membuatku merasa iba membangunkan aku dalam lamunan. Tubuh yang renta, sambil menenteng karung plastik yang tak tahu apa isinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Selamat malam, kek," aku mencoba menyapanya. &lt;br /&gt;" Selamat malam nak," sapaan Kakek tua itu semakin membuat aku iba. &lt;br /&gt;" Apa yang kakek bawa, dan kenapa kakek masih ada di sini di malam ini?" tanyaku.&lt;br /&gt;" Mencari THRlah nak. Gimana mau pulang kalau malam ini Kakek tak mampu membawa baju lebaran untuk cucu kakek nak," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin iba aku mendengar keluhan kakek tua itu, yang kkutahu namanya, Rudi. Kakek itu tinggal disekitaran Kampung Aur, dipnggiran Sungai Deli. &lt;br /&gt;" Umur berapa cucu kakek?" tanyaku.&lt;br /&gt;" Umur 10 tahun nak, dari tadi siang dia nangis terus minta baju lebaran. Tapi kakek baru bisa ngumpulin aqua ini seginilah nak,"&lt;br /&gt;" Terus mau sampai jam berapa kakek pulang beli baju buat cucu Kakek?"&lt;br /&gt;"Tak tahulah nak, yang pasti malam ini Kakek harus bisa beli untuknya,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih, dan merasa iba aku melihat Kakek itu. Teringat aku pada kedua orang tuaku, yang kali ini mereka jauh dari ku. Aku tak pernah lepas dibelikan mereka baju lebaran, sampai hari inipun aku dibelikan mereka. Apa yang harus ku perbuat untuk seorang kakek tua ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tanyakan padannya, apakah dia sudah makan? Dia menunduk lemas sambil menjawab," jangankan makan untuk malam ini nak, sudah hampir tiga hari kakek tak tahu rasanya nasi nak," &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin sedih dan tertusuk perasaanku mendengar keluhan kakek tua itu. Aku beranikan untuk mengajaknya duduk di sebuah Cafe di Merdeka Walk. Walaupun, bukan eksmud, tetapi hari ini aku baru menerima gajiku di kantor. &lt;br /&gt;Aku memintanya memesan menu yang ada diberikan pelayan kepada kami, tampak beberapa mata melirikku. Kebetulan malam itu, aku sendirian di Merdeka Walk hanya untuk menghilangkan penat bekerja ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memesan, kami mengobrol kembali. Aku tak menyangka, walaupun Syamsul telah membuka kantor Gubernur untuk para pengemis, tetapi masih ada juga orang yang tak bisa merasakan kemenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pesanan itu datang, aku mempersilahkan Kakek tua itu makan. Dia makan dengan lahapnya, bagaikan baru ini merasakan nasi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi, yang membuatku heran, mengapa dia menyisakan separuh nasi dalam piringnya?&lt;br /&gt;" Untuk apa Kakek sisakan nasi dan ayam itu Kek?&lt;br /&gt;"Untuk Cucuku nak. Kami hanya tinggal berdua, dan aku yakin saat ini dia sedang kelaparan juga," katanya. &lt;br /&gt;" Habiskan aja Kek, untuk Cucu Kakek kita pesan lagi," ujarku dengan mantap. &lt;br /&gt;Aku juga tak tahu, mengapa semua ini membuatku merasa semakin iba padanya. &lt;br /&gt;Sehabis makan dan telah datang sebungkus nasi lengkap dengan ayam penyetnya, aku menawarkan mengantar Kakek tua itu pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di depan rumahnya, aku merasa ingin menangis. Sedih, iba dan sangat merasa kontras dengan apa yang aku alami. Sebuah rumah yang terbuat dengan kotak-kotak kardus, berdiri dengan miring sekitar 45 derajat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kakek tidur di sini?" tanyaku.&lt;br /&gt;" Iya nak. Kami tinggal di sini, aku dan cucu ku," jawabnya. &lt;br /&gt;" Terima kasih nak atas makanannya malam ini. Ini makanan paling lezat yang pernah kakek makan," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak beberapa lama, keluarlah seorang bocah yang sangat mirip dengan adikku yang bungsu di Palembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Inilah cucu kakek, namanya Daus," &lt;br /&gt;" Oh, ini ya cucu kakek," aku melihat wajah yang pucat dari seorang bocah yang sangat kecil untuk hidup di jalan. &lt;br /&gt;Aku melirik jam tanganku. Tepat pukul 01.00 wib. Aku harus pulang, karena besok masih ada yang harus aku kerjakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kek, aku pamit dulu, ini ada sedikit uang untuk beli baju raya Daus," ujarku sambil memberikan tanganku pada Kakek itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa tangan yang karas menyambut tanganku. Sungguh pekerja keras Kakek ini, pikirku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Terima kasih nak, Kakek tak tahu harus membalasnya bagaimana. Tapi Kakek akan berdoa pada Allah, agar Dia yang membalasnya,"&lt;br /&gt;"Sama-sama Kek. Kakek mengajarkan aku sebuah pelajaran yang sangat berarti di malam Ramadhan ini," ujarku&lt;br /&gt;Akupun beranjak dari rumah kakek tua itu dan Daus. Dalam perjalanan pulang, aku bersyukur. Allah telah memberikan aku dan keluarga rezeky yang berlimpah, sehingga aku bisa membantu orang-orang yang di sekitarku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat sebuah perbincangan dari pimpinan ku. Bang Jhon, dia selalu bilang, harta yang ada dengan kita itu sebahagian untuk pengemis, dan orang-orang susah lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Ya Allah. Pelajaranmu kali ini sangat membuatku bersyukur padaMu. Aku akan berusaha selalu memberi untuk mereka.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-6696212506675551641?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/6696212506675551641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=6696212506675551641&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6696212506675551641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6696212506675551641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/09/rasa-syukurku-pada-mu.html' title='Rasa Syukurku, Pada Mu'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-6717772726825585666</id><published>2008-08-16T04:43:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T04:46:33.610-07:00</updated><title type='text'>Ini adalah Salinan Pidato Soekarno</title><content type='html'>Pidato Bung Karno pada pembukaan Kongres Nasional ke-8 BAPERKI di Istana&lt;br /&gt;Olahraga Gelora "Bung Karno" pada 14 Maret 1963.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baperki Supaya Menjadi Sumbangan Besar Terhadap Revolusi Indonesia".&lt;br /&gt;Saudara-Saudara dan Anak-Anakku sekalian,&lt;br /&gt;Lebih dahulu saya menyatakan terima-kasih saya serta rasa haru hati saya berhubung&lt;br /&gt;dengan dibuatnya dan dinyanyikanaya lagu "Hidup lah Bung Karno" yang beberapa detik&lt;br /&gt;yang lalu kita bersama telah mendengar. Terima kasih. Di samping mengucapkan terima&lt;br /&gt;kasih itu saya menyatakan kekaguman saya atas kemahiran komponis lagu itu, yang dari&lt;br /&gt;Saudara Siauw Giok Tjhan saya mendengar bahwa komponisnya ialah seorang puteri,&lt;br /&gt;komponiste, yaitu Saudari Evie Coa.&lt;br /&gt;Terima kasih.&lt;br /&gt;Saudara-Saudara sekalian, sekarang saya diminta untuk memberi sambutan amanat&lt;br /&gt;sekadarnya kepada resepsi pembukaan Kongres Baperki yang ke-VIII ini.&lt;br /&gt;Tadi Bapak Roeslan Abdulgani telah berkata, bahwa beliau bicara sebagai voorrijder dari&lt;br /&gt;saya. Saudara tahu, kalau saya resmi sebagai presiden berkendaraan mobil ke sesuatu&lt;br /&gt;tempat, lantas ada voorrijdernya. Orang-orang yang mendahului perjalanan mobil saya itu&lt;br /&gt;untuk membuka yalan, voorrijder. Malah ada yang lebih lagi mendahului perjalanan saya,&lt;br /&gt;itu bukan voorrijder, tetapi sweeper, penyapu bersih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Presiden harus diadakan voorrijder, harus diadakan sweeper.&lt;br /&gt;Sering saya berkata, mbok ya zonder voorrijder, zonder sweeper, tidak perlu pakai sirene&lt;br /&gt;mengaung-ngaung. Tetapi anggota-anggota pemerintah dan semua staf Istana berkata:&lt;br /&gt;"Menurut aturan harus demikian, Pak." Jadi, ya, saya nurut saja. Maunya itu kadangkadang&lt;br /&gt;saya mau ngluyur sendiri, Saudara-Saudara, tapi tidak boleh! Selalu harus dengan&lt;br /&gt;voorrijder, harus dengan sweeper.&lt;br /&gt;Nah, ini tadi Pak Roeslan bicara, kata beliau, sebagai voorrijder saya. Pada waktu saya&lt;br /&gt;mendengar pidato Pak Roeslan, saya kok ingat kepada kerbau dan gudel. Tahu gudel itu&lt;br /&gt;apa? Anak kerbau. Anak kerbau itu dalam bahasa Jawa dinamakan gudel. Anak ayam&lt;br /&gt;dinamakan kuthuk.&lt;br /&gt;Anak ikan bandeng dinamakan nener. Anak kuda dinamakan belo. Dalam bahasa Jawa&lt;br /&gt;anak kerbau dinamakan gudel. Ada peribahasa Jawa "kebo nyusu gudel", kerbau&lt;br /&gt;menyusu kepada anaknya sendiri. Kerbau menyusu kepada gudel, kepada anaknya&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;Pak Roeslan itu dulu murid bapak, murid saya. Terutama sekali di dalam ilmu politik.&lt;br /&gt;Waktu belakangan ini, beberapa tahun belakangan ini tiap kali saya mendengar Cak&lt;br /&gt;Roeslan Abdulgani berpidato, saya mendapat perasaan, wah ini, gudelnya ini bukan&lt;br /&gt;main! Gudel ini ngalahkan kebo! Tapi saya senang dan bergembira atas hal yang&lt;br /&gt;demikian itu, moga-moga malahan Cak Roeslan dari gudel Menjadi lah banteng iang&lt;br /&gt;sehebat-hebatnya! Dan juga pemuda-pemuda, pemudi-pemudi yang duduk di situ supaya&lt;br /&gt;semuanya menjadi banteng-banteng Indonesia!&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, Baperki sekarang mengadakan pembukaan kongresnya yang ke-VIII,&lt;br /&gt;masuk tahun yang ke-X, kata Cak Siauw. Dengan lentong Jawa Timur Cak Siauw tadi&lt;br /&gt;berkata, Baperki sekarang masuk usia yang ke-X. Jawa Timur-nya Cak Siauw,&lt;br /&gt;"Demokrasi Terpempin". Malah mengeluarkan perkataan tiap- tiap kali yang&lt;br /&gt;dimaksudkan itu alasan, beliau berkata "Alesan." .....&lt;br /&gt;Oo, itu dapat dari mana itu, perkataan "alesan"?!&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, Baperki sekarang mengadakan kongres yang ke-VIII, saya diundang&lt;br /&gt;datang di sini. Jauh-jauh sebelum ada kongres ini, dan pada waktu pertama kali ditanya&lt;br /&gt;kepada saya: "Sudi apa kah kiranya PYM Presiden datang di kongres Baperki?" -saya&lt;br /&gt;menjawab, mau. Insya Allah, mau. Apa sebab? Sebabnya ya, Baperki itu satu&lt;br /&gt;yperkumpulan yang baik. Baperki tegas berdiri di atas Pancasila. Baperki tegas&lt;br /&gt;membantu terlaksananya Amanat Penderitaan Rakyat. Baperki tegas berdiri di atas&lt;br /&gt;Manipol-Usdek dan lain-lain sebagainya. Baperki adalah salah satu dari Revolusi&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;Oleh karena itu saya datang.&lt;br /&gt;Ya, kita sekalian ini sebenarnya, Saudara-Saudara, untuk menyelesaikan Revolusi. Kalau,&lt;br /&gt;baik Nyonya Lie maupun Cak Siauw berkata: "Bung Karso yang tercinta", saya mengerti&lt;br /&gt;itu sebenarnya bukan tercinta kepada persoon saya, meski pun hal ini ada ceritanya ini.&lt;br /&gt;Tetapi tercinta, cinta kepada Revolusi Indonesia, yang saya ini oleh MPRS dijadikan&lt;br /&gt;Pemimpin Besar Revolusi. Dan saya pernah berkata, saya tidak menganggap diri saya&lt;br /&gt;menjadi pemimpin. Saya&lt;br /&gt;tidak lah mengangkat diri saya menjadi Pemimpin Besar Revolusi. Tidak!&lt;br /&gt;Di dalam salah satu pidato saya berkata, bahwa pemimpin itu, pemimpin yang pemimpin,&lt;br /&gt;bukan karena angkatan sendiri, tidak. Tetapi dia itu adalah perasan --wartawan, perasan!&lt;br /&gt;Dulu ada wartawan yang menulis perasaan, bukan, perasan, diperas..nah keluar. Satu&lt;br /&gt;rakyat berjoang, dalam perjoangan itu seperti memeras. Nah, keluar lah pemimpinnya.&lt;br /&gt;Pemimpin yang benar pemimpin adalah perasan dari perjoangan.&lt;br /&gt;Saya, Saudara-Saudara, dinamakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, Pemimpin&lt;br /&gt;Besar Revolusi. Saya, barangkali saya ini adalah salah satu perasan dari Revolusi itu.&lt;br /&gt;Maka oleh karena itu manakala Cak Siauw atau Nyonya Lie mengucapkan kata tercinta&lt;br /&gt;kepada saya, saya kembalikan itu kepada Revolusi. Yang dicintai itu adalah Revolusi&lt;br /&gt;Indonesia. Yang dicintai itu adalah perjoangan untuk menyelesaikan Revolusi Indonesia.&lt;br /&gt;Nah, Baperki itu demikian. Berulang-ulang Baperki berkata, aktif menyelesaikan&lt;br /&gt;Revolusi Indonesia, tetap berdiri di atas segala hal yang mengenai Revolusi Indonesia,&lt;br /&gt;tetap berdiri di atas Pancasila, tetap berdiri di atas segala unsur-unsur untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan Amanat Penderitaan Rakyat. Oleh karena itu saya dengan gembira dan&lt;br /&gt;senang hati datang di kongres-resepsi Baperki ini.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, saya ini diangkat menyadi Presiden Republik Indonesia berdasarkan&lt;br /&gt;Undang-undang Dasar 1945. Undang-undang Dasar 1945 itu begini, Saudara-saudara.&lt;br /&gt;Pada 17 Agustus 1945 dibacakan Proklamasi di Pegangsaan Timur yang sekarang berdiri&lt;br /&gt;di sana Gedung Pola. Maka di muka Gedung Poa itu ada tugu, tugu itu ditaruh persis di&lt;br /&gt;tempat yang dulu saya injak membacakan Proklamasi itu. Jadi kalau Saudara-Saudara&lt;br /&gt;ingin mengetahui tempat yang saya&lt;br /&gt;membacakan Proklamasi 17 Agustus 1945, tugu Pegangsaan Timur 56 itu lah tempatnya.&lt;br /&gt;Di atas tugu itu diadakan gambarnya petir, gambar bledek, oleh karena di tempat itu dulu&lt;br /&gt;dibacakan naskah proklamasi. Dan naskah proklamasi itu memang boleh dikatakan petir,&lt;br /&gt;geledek, yang didengarkan oleh 5 benua dan 7 samudera!&lt;br /&gt;Tempo hari saya pernah pidato, nama Indonesia itu terkenal dan termasyhur, pertama kali&lt;br /&gt;pada tahun 1883, tatkala gunung Krakatau, tatkala gunung Indonesia lah pertama kali&lt;br /&gt;mengorbitkan batu dan pasir Indonesia ke angkasa. Krakatau meledak, batu dan pasirnya&lt;br /&gt;disemburkan ke atas oleh Krakatau itu masuk ke dalam orbit mengelilingi dunia&lt;br /&gt;bertahun-tahun, sehingga tiap-tiap musim waktu senja, sore, langit di Amerika, langit di&lt;br /&gt;Eropa kelihatan warna dari pengorbitan batu-batu dan pasir-pasir Indonesia itu. Pada&lt;br /&gt;1883 pertama kali Indonesia mengagumkan dunia.&lt;br /&gt;Kemudian di dalam pidato, yaitu pidato Front Nasional 13 Februari yang lalu saya&lt;br /&gt;berkata, ke dua kalinya nama Indonesia termasyhur, yaitu 17 Agustus l945. Nah,&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, saya menghendaki agar supaya nama Indonesia itu sering menjadi&lt;br /&gt;sebutan orang di dunia ini. Bukan karena perbuatan-perbuatan Indonesia yang jelek,&lt;br /&gt;tidak, tetapi hendaknya karena perbuatan-perbuatan bangsa Indonesia, rakyat Indonesia&lt;br /&gt;sebagai mercusuar, kataku, dari umat manusia di dunia ini.&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, di dalam keadaan yang demikian itu lah kita sekarang ini berada, kita&lt;br /&gt;telah dapat memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah kekuasaan Republik, akan nanti&lt;br /&gt;terlaksana pada tanggal 1 Mei yang akan datang, tinggal puluhan hari lagi. Itu pun seperti&lt;br /&gt;satu ledakan dari&lt;br /&gt;gunung Krakatau, dilihat dan disaksikan oleh seluruh dunia. Kita telah dapat&lt;br /&gt;menyelesaikan soal keamanan dalam garis besarnya.&lt;br /&gt;Tinggal satu yang belum, yaitu program ke tiga dari Triprogram Pemerintah, Sandangpangan.&lt;br /&gt;Dan di sini kita sekalian harus mencurahkan kita punya tenaga agar supaya soal&lt;br /&gt;sandang-pangan ini lekas bisa terpecahkan.&lt;br /&gt;Dan tadi Pak Roeslan, Cak Roeslan, telah menggambarkan pada Saudara-Saudara, tekad&lt;br /&gt;daripada Pemerintah Republik Indonesia, bahwa Republik Indonesia, Pemerintahnya&lt;br /&gt;tetap memegang teguh kepada Triprogram ini. Tetap hendak menyelesaikan Triprogram&lt;br /&gt;ini. Tetap dus akan menyelesaikan program ke tiga dari Triprogram yang berbunyi&lt;br /&gt;sandang-pangan Bukan&lt;br /&gt;meninggalkan Triprogram ini, tetapi tetap berpegang teguh kepada Triprogram ini sambil&lt;br /&gt;mengintegrasikan segenap tenaga rakyat, apa yang dimaksudkan oleh Panca Program&lt;br /&gt;Front Nasional.&lt;br /&gt;Nah ini, maka oleh karena Baperki dengan tegas menyokong, bukan saya menyokong,&lt;br /&gt;bahkan ikut serta, ingin ikut serta, ingin dibawa ikut serta di dalam pelaksanaan Panca&lt;br /&gt;Program Front Nasional itu, maka saya merasa amat sekali berbahagia dan memberi restu&lt;br /&gt;saya kepada Baperki.&lt;br /&gt;Saya tadi berhata, saya berpidato di sini bukan saya sebagai Bung Karno yang tercinta,&lt;br /&gt;tetapi sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden dari Republik Indonesia, yang di&lt;br /&gt;dalam Undang-Undang Dasar 45 --saya tadi belum ceritakan, dibacakan Proklamasi&lt;br /&gt;tanggal 17 Agustus 45, keesokan harinya, 18 Agustus 45, diterima lah dengan resmi oleh&lt;br /&gt;Musyawarah Pemimpin-Pemimpin, UUD 45. Jadi UUD 45 itu sebetulnya resmi lahirnya&lt;br /&gt;pada tanggal 18 Agustus 1945. Nah, Di dalam UUD 45 ini ada ditullis satu hal. Dan&lt;br /&gt;hanya sekali itu disebut, Saudara-Saudara, perkataan "asli", yaitu bahwa Presiden&lt;br /&gt;Republik Indonesia harus seorang Indonesia asli. Dituliskan di dalam UUD 45, Presiden&lt;br /&gt;harus orang Indonesia asli. Saya orang Indonesia asli.. Garis tiga di bawah perkataan&lt;br /&gt;"dianggap" itu. Nah, taruh garis tiga di bawah perkataan "dianggap". Dianggap, strip,&lt;br /&gt;strip, strip, "drie strepen onder dat woord" 'dianggap' orang Indonesia asli.&lt;br /&gt;Saya sendiri menanya diri saya kadang-kadang. He Sukarno, apa kowe iki bener-bener&lt;br /&gt;asli? Ya, engkau itu dianggap asli Indonesia. Tetapi apakah saya betul-betul asli itu?&lt;br /&gt;Mboten sumerep (tidak tahu -red.). Saya tidak tahu, Saudara-Saudara. Coba lah, siapa&lt;br /&gt;bisa menunjukkan asli atau tidak asli dari darahnya itu. Saya ini tidak tahu, Saudara-&lt;br /&gt;Saudara, dianggap asli. Tetapi&lt;br /&gt;mungkin saya itu juga 10%, 5%, 2%, ada darah Tionghoa di dalam badan saya ini!&lt;br /&gt;Kalau melihat sifat saya, Saudara-Saudara, saya ini sedikit-sedikit rupa Tionghoa. Nah,&lt;br /&gt;terang-terangan, saya ini kan rupanya saya sudah kelibatan sedikit Tionghoa! Lain&lt;br /&gt;dengan Cak Roeslan, sedikit Keling dia itu! Jadi siapa bisa menyebutkan dirinya asli atau&lt;br /&gt;tidak, itu sebetulnya, Saudara-Saudara.&lt;br /&gt;Kalau melihat jaman dekat saya, Saudara-Saudara, jaman dekat, saya ini adalah anak&lt;br /&gt;hasil perkawinan dari orang suku Jawa dengan orang suku Bali. Ibu saya itu orang Bali,&lt;br /&gt;bapak saya orang Jawa. Saya sudah belasteran antara Bali dan Jawa. Belasteran. Ya&lt;br /&gt;maklum, Cak Siauw bicara Jawa Timur, saya juga Jawa Timur Jawa Timuran, arek&lt;br /&gt;Suroboyo!&lt;br /&gt;Ibu saya itu orang Bali. Katanya orang Bali itu ada darah dari Majapahit. Majapahit itu&lt;br /&gt;ada darah dari Hindu. Bahkan orang Majapahit itu banyak sekali turunan dari Campa,&lt;br /&gt;Saudara-Saudara. Barangkali Saudara-Saudara pernah baca di dalam kitab sejarah, di&lt;br /&gt;Majapahit itu banyak&lt;br /&gt;sekali puteri-puteri dari Campa. Putri Cempo, kata orang Surabaya. Jadi mungkin di&lt;br /&gt;dalam tubuh ibu itu sudah mengalir darah Campa. Saya pun katanya dari suku Jawa, tapi&lt;br /&gt;bapak itu siapa tahu, campuran, campuran.&lt;br /&gt;Ayo, aku tanya kepada Saudara yang dudak di sini dengan dasi yang baik itu. Apa&lt;br /&gt;Saudara bisa mengatakan dengan jelas, darah apa yang mengalir di dalam tubuh Saudara?&lt;br /&gt;Tidak bisa.&lt;br /&gt;Maka itu, Saudara-Saudara, kalau saya sendiri, lho, sebagai persoon, saya sendiri tidak&lt;br /&gt;tahu asli atau tidak asli itu. Saya sendiri tidak mengadakan perbedaan antara asli dengan&lt;br /&gt;tidak asli. Tidak.&lt;br /&gt;Saya mau cerita satu rahasia, tatkala saya masih muda, Saudara-Saudara, hampir-hampir&lt;br /&gt;saya ini kawin dengan orang Nio! Saya cuma sebut nama, she-nya tidak saya sebutkan.&lt;br /&gt;Saya tidak sebutkan she-nya ya, ada she, lantas Thiam Nio. Hampir-hampir saja. Tapi,&lt;br /&gt;yaitu, pada waktu itu masih berjalan alam kolonial, alam pra-merdeka. Orang tunya&lt;br /&gt;Thiam Nio --she-nya tidak saya sebutkan-- dia berkata: "Masak kawin sama orang Jawa!"&lt;br /&gt;Saya dikatakan orang Jawa. Sepihak dari orang tua saya berkata: "Masak kawin sama&lt;br /&gt;orang Tionghoa, Peranakan Tionghoa!"&lt;br /&gt;Alam demikian pada waktu itu, sehingga tidak terjadilah perkawinan antara Sukarno&lt;br /&gt;dengan Thiam Nio itu. He, tapi satu rahasia, lho! Jadi saya, Saudara-Saudara, saya sendiri&lt;br /&gt;tidak berdiri di atas asli atau tidak asli, tidak, tidak, sama sekali tidakl&lt;br /&gt;Karena itu maka saya pada tanggal 1 Juni 1945, sebelum kita mengadakan kemerdekaan&lt;br /&gt;pada tanggal 17 Agustus 1945, bahkan pada waktu itu di bawah ancaman bayonet&lt;br /&gt;Jepang, Saudara-Saudara, saya telah ucapkan "Lahirnya Pancasila", yang tadi diterangkan&lt;br /&gt;pada pokok-pokoknya oleh Cak Roeslan Abdulgani. Lantas Cak Roeslan Abdulgani&lt;br /&gt;bertanya kepadamu sekalian,&lt;br /&gt;engkau anggota-anggota Baperki, apa kah betul-betul engkau memegang teguh kepada&lt;br /&gt;nasionalisme?! Memegang teguh kepada Pancasila?! Sebagai diucapkan beberapa kali.&lt;br /&gt;Jawab Saudara-Saudara sekalian ialah, ya, kita berpegang teguh kepada Pancasila. Kita&lt;br /&gt;oleh karenanya cinta kepada tanah-air, bangsa Indonesia ini dari Sabang sampai ke&lt;br /&gt;Meraluke.&lt;br /&gt;Di dalam "Lahirnya Pancasila" memang saya terangkan hal yang demikian itu. Saya&lt;br /&gt;citeer Ernest Renan. Kemudian saya koreksi. Ernest Renan adalah terlalu sempit. Saya&lt;br /&gt;koreksi dengan Otto Bauer, yang mengatakan, bahwa "Eine nation ist eine aus&lt;br /&gt;Schickselgemeinschaft erwachsene Karaktergemeinschaft", sebagai yang diterangkan&lt;br /&gt;oleh Cak Roeslan. Ya, tapi Otto Bauer pun saya koreksi, saya bawa lanjut kepada&lt;br /&gt;persatuan dari tanah-air, hubungan antara manusia&lt;br /&gt;dengan buminya&lt;br /&gt;Itu tahun 45, Saudara-Saudara. Sekarang bagi saya sendiri, bahkan lebih dari itu. Saya&lt;br /&gt;adalah nasionalis Indonesia. Saya ada lah orang Indonesia. Saya adalah pencinta bangsa&lt;br /&gt;dan tanah-air Indonesia ini, bukan hanya oleh karena nasionalisme-ku ada lah satu jiwa&lt;br /&gt;ingin bersatu, Renan,&lt;br /&gt;'le desir d'etre ensemble' yaitu keinginan untuk bersatu. Ingin kah kita bersatu ini, aku&lt;br /&gt;dengan engkau, dengan engkau, dengan engkau, dengan engkau, dengan engkau, dengan&lt;br /&gt;kita sekalian dari Sabang sampai Merauke? Lebih dari itu, kataku.&lt;br /&gt;Otto Bauer berkata, bakan sekadar ingin bersatu, bukan sekadar satu jiwa, un ame,&lt;br /&gt;artinya jiwa, tidak. Bukan sekadar itu, tetapi adalah persatuan perangai.&lt;br /&gt;Karaktergeimeinchaft. Kita mempunyai kepribadian sendiri, karakter, karakter Indonesia.&lt;br /&gt;Ada kah engkau dari kepribadian ini?!&lt;br /&gt;Ada kah engkau dari karakter ini? Ada kah karaktermu, karakterku, karaktermu sama?&lt;br /&gt;Lebih dari itu sekarang, Saudara-Saudara.&lt;br /&gt;Di dalam "Lahirnya Pancasila" sudah saya tambahkan lagi persatuan antara manusia&lt;br /&gt;dengan buminya, yang bumi Indonesia ini oleh Tuhan Yang Maha Esa telah dikumpulkan&lt;br /&gt;menyadi satu antara dua benua dan dua samudra. Ini satu petunjuk. Dan bukan saya itu,&lt;br /&gt;kita dilahirkan di bumi ini, kita hidup di bumi ini, kita akan mati di bumi ini. Ada kah&lt;br /&gt;persatuan antaramu dengan bumi&lt;br /&gt;yang disatukan oleh Tuhan ini dari Sabang sampai ke Merauke? Satu pernyataan pula.&lt;br /&gt;Sekarang aku tambah lagi, bagiku sendiri bukan sekadar persatuan antaraku dengan&lt;br /&gt;bumiku, dengan Sabangku, dengan Sumtateraku, dengan Jawaku, dengan Kalimantanku,&lt;br /&gt;dengan Baliku, dengan Lombokku, dengan Surabayaku, dengan Malukuku, dengan Irian&lt;br /&gt;Baratku, tidak. Bukan sekadar hubunganku, dus hubunganmu, mu, mu, mu, dengan&lt;br /&gt;geografi yang bernama Indonesia. Tidak.&lt;br /&gt;Aku sudah naik kelas yang lebih tinggi dari itu, naik kelas kepada apa yang saya pernah&lt;br /&gt;ucapkan di sini, di gedung ini, Sport Hall Senayan, bahwa bagiku Indonesia adalah sudah&lt;br /&gt;lebih lagi daripada satu geografi, bahwa bagiku Indonesia sudah lebih lagi daripada rasa&lt;br /&gt;d'etre ensemble, bahwa bagiku Indoaesia sudah lebih daripada satu&lt;br /&gt;Karaktergemeinschaft. Sebab apa, kataku? Aku berkata secara poetis di dalam pidatoku&lt;br /&gt;itu waktu, kalau aku mencium, Indonesia. Kalau aku berdiri di pinggir pantai selatan dan&lt;br /&gt;aku menutupkan aku punya mata dan aku mendengarkan lautan sana itu berombak,&lt;br /&gt;bergelora membanting di pantai itu, aku mendengarkan Indonesia. Jikalau aku melihat&lt;br /&gt;awan putih berarak di atas gunung Tangkubanprahu, aku melihat awan-awan Indonesia,&lt;br /&gt;yang lain dengan awan-awan di Zwitzerland atau awan-awan di Amerika. Kalau aku&lt;br /&gt;mendengarkan burung perkutut menyanyi di pepohonan, aku mendengarkan Indonesia.&lt;br /&gt;Kalau melihat sinar matanya anak-anak yang berdiri di pinggir jalan, sinar mata anakanak&lt;br /&gt;yang berteriakkan "Merdeka Pak, Merdeka, Merdeka", aku melihat Indonesia.&lt;br /&gt;Bahkan aku melihat&lt;br /&gt;hari depan Indonesia.&lt;br /&gt;Indonesia bagiku adalah sudah satu totaliteit bukan sekadar satu geografi,bukan sekadar&lt;br /&gt;satu desir d'etre ensemble, bukan sekadar satu Gemeinschaft karakter. Nah, Indonesia&lt;br /&gt;sudah satu totaliteit bagiku. Awan, awan Indonesia. Bumi, bumi Indonesia. Laut, laut&lt;br /&gt;Indonesia. Geloranya laut itu, geloranya laut Indonesia. Suara burung, burung Indonesia.&lt;br /&gt;Sinar mata manusia, sinar mata Indonesia. Segala angin yang berbisik mengelilingiku ini,&lt;br /&gt;angin Indonesia. Dan itu semuanya kucintai.&lt;br /&gt;Nah, aku bertanya kepada anggota-anggota Baperki, sudah kah Saudara-Saudara sekalian&lt;br /&gt;demikian? Sebab kita ini semuanya sudah seia-sekata mengabdi Revolusi, mengabdi&lt;br /&gt;kepada Amanat Penderitan Rakyat yang harus dilaksanakan berdasarkan atas Manilpol,&lt;br /&gt;berdasarkan atas Usdek dan lain-lain sebagainya.&lt;br /&gt;Persatuan Bangsa yang saya sebutkan berulang-ulang itu sebenarnya sekadar alat,&lt;br /&gt;Saudara-Saudara. Saya berkata di JAREK.. JAREK itu singkatan dari "Jalannya Revolusi&lt;br /&gt;Kita", yang saya katakan sepertimalaikat-, di dalam JAREK saya sudah berkata,&lt;br /&gt;persatuan adalah mutlak, absolut untuk mencapai tujuan kita. Jikalau kita benar-benar&lt;br /&gt;hendak menyelesaikan Revolusi kita, kita harus bersatu. Jikalau kita hendak benar-benar&lt;br /&gt;ingin menjadi mercusuar didalam hidup manusia di dunia ini, kita-harus. bersatu. Dan di&lt;br /&gt;dalam hal persatuan ini saya berkata, saya menghendaki supaja di dalam persatuan segala&lt;br /&gt;unsur bangsa Indonesia itu disatukan. Suku apa pun, ya suku Sumatera, ya suku Jawa, ya&lt;br /&gt;suku Kalimantan, ya suku Bali, ya suku apa pun, bersatu lah. Agama apa pun yang&lt;br /&gt;dipeluk oleh rakjat Indonesia ini, bersatu lah, dan jangan lah berpecah-belah di atas&lt;br /&gt;perlainan-perlainan agama itu. Asli atau tidak asli, bersatulah. Persatuan adalah mutlak,&lt;br /&gt;Saudara-Saudara.&lt;br /&gt;Nah, maka oleh karena itu di dalam kita sekarang hendak melanjutkan Revolusi kita ini&lt;br /&gt;berlandaskan Manipol dan Usdek, dalam hal ini saya berkata, persatuan tetap mutlak,&lt;br /&gt;maka saya menghendaki agar supaja seluruh waragnegara, tanpa perbedaan asli atau tidak&lt;br /&gt;asli, tanpa perbedaan agama, tanpa perbedaan suku, semuanya di-Manipol-kan; semuanya&lt;br /&gt;kita mengerjakan Manipol dan Usdek itu!&lt;br /&gt;Sampai kepada sekolah-sekolah, yangan pun universitas-universitas, kepada sekolahsekolah&lt;br /&gt;yang sedang melatih kita punya cindil-cindil abang (anak tikus --red.). Saudarasaudara,&lt;br /&gt;harus sudah di-Manipol-kan. Cindil-cindil kita yang duduk di bangku sekolah,&lt;br /&gt;Manipol-kan. Apalagi yang sudah gerang-gerang (besar), tua bangka seperti kita ini,&lt;br /&gt;Manipolkan semuanya! Nah itu lah, Saudara-Saudara, sebabnya, maka saya di sini pun&lt;br /&gt;minta kepada Baperki supaja bekerja keras di lapangan ini. Sekarang ini, sebagai tadi&lt;br /&gt;sudah saya katakan, Triprogram pemerintah itu satu belum terlaksana. Sandang-pangan.&lt;br /&gt;Dan memang ini adalah satu soal yang sulit, tetapi harus kita atasi. Dan sebagai dikatakan&lt;br /&gt;oleh Cak Roeslan tadi, pemerintah, dan terutama sekali presidennya, perdana menterinya,&lt;br /&gt;Bung Karno-nya telah berketetapan hati untuk terutama sekali berdiri di atas pengerahan&lt;br /&gt;tenaga rakyat.&lt;br /&gt;Oleh karena itu maka Panca Program Front Nasional yang sudah saya katakan harus&lt;br /&gt;dilaksanakan oleh Front Nasional itu diintegrasikan di dalam usaha kita melaksanakan&lt;br /&gt;Triprogram Pemerintah ini. Baperki saya harap benar-benar membantu terlaksananya&lt;br /&gt;Pancaprogram Front Nasional itu, oleh karena dengan terlaksananya Panca Program&lt;br /&gt;Front Nasional, kita membantu juga terlaksananya seluruh Triprogram Pemerintah.&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, Revolusi berjalan terus, dan revolusi kita ini sebagai yang sudah saya&lt;br /&gt;katakan bukan revolusi kecil-kecilan, revolusi Pancamuka kataku, bahkan jikalau dipikir&lt;br /&gt;lebih luas, sebetulnya kataku, pada waktu aku berpidato kemarin-kemarin dulu---apa&lt;br /&gt;waktu itu ya, di Istana Negara, seminar Hukum Nasional--sebetulnya revolusi kita ini&lt;br /&gt;bukan lagi Pancamuka, panca itu lima, bukan cuma lima, jaitu Revolusi Politik Revolusi&lt;br /&gt;Nasional, Revolusi Ekonomi, Revolusi Sosial, Revolusi membentuk Manusia Baru, lima,&lt;br /&gt;tidak, sebenarnya revolusi kita itu ada lebih dari lima muka. Maka boleh dikikatakan&lt;br /&gt;Revolusi Saptamuka, sapta itu artinya tujuh. Bisa dinamakan hastamuka, hasta itu&lt;br /&gt;delapan. Boleh dinamakan dasamuka, dasa yaitu sepuluh.&lt;br /&gt;Pendek kata revolusi kita ini adalah benar dikatakan satu revolusi multikompleks. "A&lt;br /&gt;summing up of many revolutioes in one generation".&lt;br /&gt;Revolusi Indonesia itu adalah satu "nation building" Indonesia yang sehebat-hebatnja.&lt;br /&gt;Itu, nation building Indonesia yang sehebat-hebatnya. Dan didalam hal usaha nation&lt;br /&gt;building itu, segala unsur-unsur darispada nation buiIding harus diilaksanakan. Apa unsur&lt;br /&gt;nation building? Bukan sekadar soal ekonomi bukan sekadar soal politik, bukan sekadar&lt;br /&gt;soal kultur, bukan soal nama, tidak nation building adalah satu pekerjaan yang&lt;br /&gt;multikompleks pula.&lt;br /&gt;Tujuan dari Revolusi Indonesia adalah nation building In donesia. Nation building bukan&lt;br /&gt;didalam arti yang sempit, sekadar membentuk satu "nation" Indonesia. Tidak lebih dari&lt;br /&gt;itu pula.&lt;br /&gt;Nation Indonesia yang bahagia, nation Indonesia yang berkepribadian tinggi, nation&lt;br /&gt;Indonesia yang hidup di dalam satu masyarakat adil dan makmur tanpa exploitation de&lt;br /&gt;l'homme par l'homme. Nation building dalam arti yang seluas-luasnya. Nah, ini yang kita&lt;br /&gt;kerjakan&lt;br /&gt;sekarang ini, Saudara-Saudara. Oleh karena itu saya berkata, jangan lah kita-jikalau kita&lt;br /&gt;hendak mendirikan nation Indonesia dalam arti yang luas itu- jangan kita masih berdiri di&lt;br /&gt;atas dasar-dasar yang usang, yang tadi disebutkan oleh Pak Roeslan Abdulgani.&lt;br /&gt;Sudah pernah saya terangkan, kekuasaan imperialisme dulu di Indonesia apa?&lt;br /&gt;Negeri Belanda yang pada waktu itu rakyatnya hanya 6 juta, telah mengalahkan satu&lt;br /&gt;bangsa yang 40 juta. 6 Menjadi 7, 40 menjadi 50. 7 Menjadi 8, 50 menjadi 70. 8 juta&lt;br /&gt;menjadi 9 juta, sini menjadi 80 juta. Sekarang di sana 10 juta, sini 100 juta.&lt;br /&gt;Pada waktu, imperialisme Belanda mengekang, mengereh, mengalahkan Indonesia, rakjat&lt;br /&gt;kecil mengalahkan Indonesia dengan apa? Saya sudah berkata, baca lah kitab dari Sir&lt;br /&gt;John Seeley. He, mahasiswa-mahasiswi, Sir John Seeley, menulis satu kitab yang ia beri&lt;br /&gt;judul 'The Expansion of England". Dan di situ persis ia terangkan juga, bangsa Inggris di&lt;br /&gt;India itu berapa orang? Hanya 40 ribu orang Inggris di India bisa mengalahkan satu&lt;br /&gt;rakyat yang 230 juta orang. 40 ribu mengalahkan 230 juta orang, dengan apa? Dengan&lt;br /&gt;alat-alat terutama sekali memecah-belah bangsa India itu, divide and rule, divide et&lt;br /&gt;impera.&lt;br /&gt;Persis di sini pun gterjadi demikian. Di sini pun berjalan pemecah- Belahan. Di sini pun&lt;br /&gt;berjalan divide and rule. Oleh karena itu pernah saya beberkan segala usaha dari&lt;br /&gt;imperialisme ini dengan berkata, kekuasaan imperialisme itu ada dua macam. Dalam&lt;br /&gt;bahasa asingnya machtsfactor. Macht yaitu kekuasaan. Factor kekuasaan imperialisme itu&lt;br /&gt;dua macam. Ada yang riil, ada yang abstrak. Ada yang bisa dilihat, bisa diraba, ada yang&lt;br /&gt;tak bisa dilihat, tidak bisa diraba. Yang riil yaitu machtsfactor, power factor yang riil.&lt;br /&gt;Apa itu? Angkatan perangnya, polisinya, penjara-penjaranya, bedil-bedilnya, meriammeriamnya,&lt;br /&gt;itu ada lah power factor, machtsfactor yang riil.&lt;br /&gt;Tapi ini tidak besar, Saudara-Saudara; lebih besar daripada machtsfactor yang riil ini&lt;br /&gt;adalah machtsfactor yang abstrak, yang tidak bisa dilihat, yang tidak bisa diraba. Dan&lt;br /&gt;machtsfactor yang abstrak ini apa kah, Saudara-Saudara? Terutama sekali ialah divide&lt;br /&gt;and rule policy, pemecah-belahan suku dihasut benyci kepada suku yang lain. Tidak ada&lt;br /&gt;persatuan, tidak boleh ada persatuan antara suku-suku Indonesia. Dan tidak boleh ada&lt;br /&gt;persatuan antara mayoritas dan minoritas. Dipisah-pisahkan majoritas dari minoritas.&lt;br /&gt;Malahan dibentuk minoritas yang benci kepada mayoritas dan dibuat majoritas ini benci&lt;br /&gt;kepada minoritas.&lt;br /&gt;Kalau Saudara ingin mengetahui terjadinya minoritas, yang dinamakan minoritas&lt;br /&gt;Peranakan Tionghoa, minoritas Tionghoa di Indonesia ini, pemuda-pemuda, baca lah&lt;br /&gt;kitabnya Prof de Haan. Prof de Haan menulis kitab tebal, tiga jilid, titelnya yaitu&lt;br /&gt;"Priangan", ditulis oleh Prof de Haan. Dan di situ Prof de Haan menerangkan, bahwa&lt;br /&gt;pihak Belanda dari jaman Jan Pieterszoon Coen membentuk satu minoritas untuk&lt;br /&gt;kepentingan mereka itu. Satu minoritas yang terdiri dari orang-orang Tionghoa dan&lt;br /&gt;Peranakan Tionghoa.&lt;br /&gt;Dengan sengaja dipisahkan dari mayoritas. Dengan sengaja dipergunakan untuk&lt;br /&gt;kepentingan pibak Belanda sendiri. Dan ini merembes terus-menerus sampai jaman yang&lt;br /&gt;akhir-akhir ini, rasa tidak senang antara minoritas dan majoritas, majoritas terhadap&lt;br /&gt;minoritas. Sampai-sampai yang Thiam Nio itu tadi tak bisa kawin dengan Bung Karno!&lt;br /&gt;Ya, dari pihaknya tidak mau, tidak boleh kawin sama orang Jawa, dari pihak saya pun&lt;br /&gt;tidak boleh kawin dengan Peranakan Tionghoa.&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, bagaimana pun juga ini adalah akibat dari kolonialisme, akibait dari&lt;br /&gt;imperialisme. Maka oleh karena itu, Saudara-Saudara, kita didalaml Republik Indonesia,&lt;br /&gt;di dalam alam baru ini kita harus sama sekali tinggalkan dasar yang salah ini. Kita&lt;br /&gt;membentuk nation Indonesia yang baru, yaitu sebetulnya pun kelima dari Pancamuka&lt;br /&gt;Revolusi Indonesia ini. Dan di dalam hal ini Beperki bisa bekerja keras, bisa memberi&lt;br /&gt;sumbangan yang sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;Terus terang saya, Saudara-saudara, saya pernah bicara dengan, bukan saja bicara, saya&lt;br /&gt;pernah berada di beberapa negara sosialis. Ya di Soviet Uni, ya di Rumania, ya di&lt;br /&gt;Bulgaria, ya di Vietnam Utara, ya di Cekoslowakia, ya di Polandia Malah saya di negaranegara&lt;br /&gt;itu berkata, hhh, Republik Indonesia lebih jauh dari kamu di sini.&lt;br /&gt;Pernah di kota Hanoi, ibukota negara Vietnam Utara, saya dengan Pak HO, Paman Ho,&lt;br /&gt;Ho Chi Minh. Datang lah suatu delegasi, Saudara-Saudara, satu delegasi dari satu&lt;br /&gt;golongan minoritas. Dan kelihatan, memang ini tidak sama dengan rakyat Vietnam yang&lt;br /&gt;lain. Ini kelihatannya agak kemelaju-melajuan, potongan badannya, roman mukanya,&lt;br /&gt;pakaiannya dan lain-lainnya kelihatan benar, ini adalah beda dari rakjat Vietnam Utara&lt;br /&gt;yang lain-lain.&lt;br /&gt;Pak Ho, Ho Chi Minh, Paman Ho dengan bangga berkata kepada saya: "Bung Karno, ini&lt;br /&gt;adalah delegasi dari minoritas, ingin bertemu muka dengan Bung Karno". Saya berkata&lt;br /&gt;kepada delegasi itu, dan kepada Pak Ho saya berkata, sebetulnya di Indonesia kita tidak&lt;br /&gt;mengenal minoritas. Dan saya tidak mau mengenal minoritas di lndonesia. Di Indonesia&lt;br /&gt;kita hanya mengenal suku-suku.&lt;br /&gt;Saya tidak akan barkata, suku itu adalah minoritas, suku itu adalah minoritas, suku itu&lt;br /&gt;adalah minoritas, suku Dajak adalah minoritas, suku Irian Barat adalah minoritas, suku&lt;br /&gt;yang di Sumatera Selatan itu -suku Kubu- adalah minoritas, suku Tionghoa adalah&lt;br /&gt;minoritas, tidak! Tidak ada minoritas, hanya ada suku-suku, sebab mnanakala ada&lt;br /&gt;minorltas, ada mayoritas. Dan biasanya kalau ada majoritas, dia lantas exploitation de la&lt;br /&gt;minorite par la majorite, exploitatie dari minoriteit majoriteit.&lt;br /&gt;Saya, tidak mau apa yang dinamakan golongan Tionghoa, Peranakan Tionghoa itu diexploitation&lt;br /&gt;oleh golongan yang terbesar dari rakyat Indonesia ini, tidak! Tidak! Engkau&lt;br /&gt;adalah bangsa Indonesia, engkau adalah bangsa Indonesia, engkau adalah bangsa&lt;br /&gt;Indonesia, kita semuanya adalah bangsa lndonesia.&lt;br /&gt;Itu, yang duduk di sana, jenggot ganteng ubel-ubel itu .... Bung dari mana, Bung? Dari&lt;br /&gt;Medan? Dari mana? Coba sini! Siapa namanya? Jawabnya, Amar Singh, katanya.&lt;br /&gt;Anggota Baperki. Warga Indonesia. Haa, Indonesia! For me you are not a minority, you&lt;br /&gt;are just an Indonesian. Haa, ini orang Indonesia, Saudara-saudara, bukan minoriteit!&lt;br /&gt;Saya kata Sama Paman Ho, di Indonesia itu paling-paling ada suku-suku. Suku itu apa&lt;br /&gt;artinya? Suku itu artinya sikil, kaki. Ja, suku artinya kaki. Jadi bangsa Indoaesia itu&lt;br /&gt;banyak kakinya, seperti luwing, Saudara-Saudara. Ada kaki Jawa, kaki Sumatera, kaki&lt;br /&gt;Dayak, kaki Bali, kaki Sumba, kaki Peranakan Tionghoa, kaki Peranakan. Kaki dari satu&lt;br /&gt;tubuh, tubuh bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Nah, Pak Ho, kataku, demikian lah Indonesia. "Ja, that is better", kata Pak Ho.&lt;br /&gt;Ya memang, itu lebih baik, Saudara-Saudara, karena itu aku tadi berkata, ya kami&lt;br /&gt;baagga, Indonesia lebih, lebih dari di negara-negara sosialis atau negara-negara yang kita&lt;br /&gt;kenal sebagai sosialis. Tetapi, Saudara-Saudara, segala hal itu sebagai saya katakan di&lt;br /&gt;dalam pidato Front Nasional, adalah satu perjoangan. Jangan mengharap segala sesuatu&lt;br /&gt;itu beres, datang dari langit seperti embun di waktu malam, tidak! Perjoangan! Jikalau&lt;br /&gt;umpamanja Saudara-Saudara atau rakyat Indonesia semuanya ingin supaya di dalam&lt;br /&gt;UUD 45, UUD kita sekarang ini jangan lah ditulis "Presiden Republik Indonesia haruis&lt;br /&gt;orang Indonesia asli", berjoang lah agar supaya hilang perkataan ini! Rakyat Indonesia&lt;br /&gt;berjoang bersama-sama supaya perkataan "asli" dari UUD 45 ini dicoret sama sekali.&lt;br /&gt;Begitu pula kalau saudara-saudara menghendaki sdekarang ini hilangnya perasaan tidak&lt;br /&gt;enak dari mayoritas atau minoritas, kalau Saudara merasakan dirinya minoritas, itup un&lt;br /&gt;memerlukan perjoangan. Perjoangan agar supaya hilang rasa tidak senang kepada&lt;br /&gt;minoritas. Sebaliknya pun minoritas saya minta berjoang, berjoang, sekali lagi berjoang,&lt;br /&gt;agar supaya tidak ada rasa kebencian dari minoritas kepada majoritas.&lt;br /&gt;Terus terang saja, Saudara-Saudara, saya pernah di dalam Gedung Senat Washington,&lt;br /&gt;Capitol Washington, saya pernah menggugat, apa kah benar Amerika itu berdiri di atas&lt;br /&gt;demokrasi. "Yes", kata orang-orang yang ada di situ, senator-senator, Saudara-Saudara,&lt;br /&gt;orang-orang biasa. "Amerika berdiri di atas dasar demokrasi. Yes."&lt;br /&gt;Amerika menulis di dalam "Declaration of Independence"-nya, yang ditulis oleh Thomas&lt;br /&gt;Jefferson dalam 1776, bahwa semua manusia itu dilahirkan sama. "That all men are&lt;br /&gt;created equal". Benar kah begitu?! "Yes. This is written in our Declaration of&lt;br /&gt;Independence, that all men are created equal." Sama. Tidak ada perbedaan antara&lt;br /&gt;manusia dengan manusia. Bahwa manusia itu karena samanya, tiap tiap manusia&lt;br /&gt;mempunyai hak untuk life, liberty, the pursuit of happiness. Demikian lah tertulis di&lt;br /&gt;dalam "Declaration of Independence" Amerika. Bahwa manusia created equal, bahwa&lt;br /&gt;manusia semuanya itu mempunyai hak, hak yang primordial, hak yang terbawa dari&lt;br /&gt;sebelum ia lahir di dunia ini, sudah membawa hak tiga: life, liberty, kemerdekaan; the&lt;br /&gt;pursuit of happiness, mencari, mengejar kebahagiaan.&lt;br /&gt;Manusia tidak dilahirkan untuk tidak "life", manusia tidak dilahirkan di dunia ini untuk&lt;br /&gt;"tidak hidup". Manusia tidak dilahirkan untuk tidak "liberty", untuk tidak "merdeka".&lt;br /&gt;Manusia tidak dilahirkan di dunia ini untuk dari kecilnya sudah membawa rantai di&lt;br /&gt;kakinya, tidak bisa bergerak ke mana-mana oleh karena ia orang tidak merdeka. Manusia&lt;br /&gt;tidak dilahirkan di dunia ini untuk tidak boleh pursuit of happiness, mengejar&lt;br /&gt;kebahagiaan. Is it true, in your declaration of independence is written, life, liberty and the&lt;br /&gt;pursuit of happiness? "Yes, it is true", kata senator-senator itu. Jadi diakui.&lt;br /&gt;Ada pertanyaan; bahwa all men are created equal, manusia dilahirkan sama, that all men&lt;br /&gt;boleh mengejar life, liberty, and the pursuit of happiness. Boleh, semuanya sama. Waktu&lt;br /&gt;itu, perdebatan antara saya dengan senator-senator itu mengenai Irian Barat, Saudara-&lt;br /&gt;Saudara, sebab salah satu senator itu kulitnya agak hitam, memang dia adalah kulitnya&lt;br /&gt;agak hitam, dia membantah, kenapa kok Indonesia mau mengclaim Irian Barat? Sebab&lt;br /&gt;orang Irian Barat itu kulitnya hitam, lain ras dari Indonesia yang kebanyakan, kata&lt;br /&gt;senator itu.&lt;br /&gt;Saya berkata, ha, Amerika mengatakan all men are created equal.&lt;br /&gt;Amerika mengatakan that all men boleh mengejar life, liberty, and the pursuit of&lt;br /&gt;happiness. Kenapa kok mengadalkan pernyataan demikian, kataku. Apa kah bangsa itu&lt;br /&gt;terdiri dari satu warna kulit? Sebaliknya kubertanya kepadamu, kenapa di Amerika masih&lt;br /&gt;ada segregation? Segregation yaitu orang Negro di beberapa tempat masih dianggap&lt;br /&gt;sobagai orang jang inferior. Restoran, only tor white men, orang hitam tidak boleh masuk&lt;br /&gt;restoran. Movie, only for white men, tidak boleh orang bitam masuk di dalam movie itu.&lt;br /&gt;Autobus ditulis, only for white men. Tidak boleh orang Negro naik di autobus itu.&lt;br /&gt;Saya berkata demikian. Jawbnya bagaimana? Jawabnya ialah, ya, segala hal ittu harus&lt;br /&gt;kami perjoangkan. Itu kan undang-undang yang mengatakan, bahwa all men are created&lt;br /&gt;equal. Di dalam "Declaration of Independence" itu dia punya mukaddimah dari&lt;br /&gt;pernyataan kemerdekaan ialah ditulis, tulis zwart op wit, tetapi toh kertas, Saudara-&lt;br /&gt;Saudara, that all men are created equal. Di atas kertas ditulis, bahwa tiap-tiap manusia itu&lt;br /&gt;mempunyai hak atas life, 1iberty, and the pursuit of happiness, di atas kertas, but in the&lt;br /&gt;reality of life masih harus diperjoangkan. Segala itu adalah hasil dari perjoangan. Dan&lt;br /&gt;senator itu berkata: "Ya, kami senator-senator --kami yang duduk di sini ini kami&lt;br /&gt;memperjoangkan agar supaya di Amerika ini, tidak ada segregation. Kami&lt;br /&gt;memperjoangkan agar supaja orang Amerika semuanya suka menerima warganegara&lt;br /&gt;Amerika yang berkulit hitam sebagai warganegara yang full dan sejati." Saya berkata, I&lt;br /&gt;can appreciate it. Saya bisa mengerti ini dan saya bisa appreciate ini.&lt;br /&gt;Sebaliknya pun aku berkata kepada bangsa Indonesia tempo hari, tatkala aku&lt;br /&gt;mengadakan pidato Front Nasional, jangan lupa segala sesuatu itu adalah perjoangan,&lt;br /&gt;harus kita perjoangkan, perjoangkan. Aku berkata, Panca Program itu bagiku pun satu&lt;br /&gt;perjoangan, saya harus mengerahkan segenap rakyat, mengerahkan segenap rakyat,&lt;br /&gt;mengerahkan segenap menteri, mengerahkan segenap pegawai, mengerahkan segenap&lt;br /&gt;petugas Republik Indonesia ini untuk menjalankan, melaksanakan Panca Program dari&lt;br /&gt;Front Nasional. Mengerahkan perjoangan!&lt;br /&gt;Karena itu, Saudara-Saudara, saya berkata jikalau rakyat Indonesia menghendaki supaya&lt;br /&gt;di dalam UUD-nya jangan ditulis "asli- aslian" sebagai Presiden, perjoangkan hal ini,&lt;br /&gt;kerahkan lah segenap tenaga, agar supaya hilang dari UUD kita. Jika bangsa Indonesia&lt;br /&gt;tidak mau mengeaal adanya minoritas dan mayoritas, jikalau bangsa Indonesia memang&lt;br /&gt;hanya mengenal satu bangsa Indonesia yang tiada mayoritas dan tiada minoritas,&lt;br /&gt;perjoangkan hal ini bersama-sama dengan saya, bersama-sama dengan pergerakanpergerakan&lt;br /&gt;yang ada di Indonesia ini. Sebab itu tadi Pak Roeslan berkata, tanpa effort&lt;br /&gt;tidak bisa kita mencapai sesuatu hal. Dus manakala saya di sini, Saudara-Saudara,&lt;br /&gt;memeluk Baperki, saya boleh juga dikatakan, saya mengajak Baperki untuk berjoang&lt;br /&gt;bersama-sama dengan saya, bersama-sama dengan seluruh rakyat Indonesia agar supaya&lt;br /&gt;Amanat Penderitaan Rakyat bisa selesai, agar supaya semua cita-cita kita bisa terlaksana.&lt;br /&gt;Ada pendirian-pendirian saya pribadi, ada, itu pribadi, Saudara-Saudara. Saja ulangi lagi,&lt;br /&gt;pribadi, mengenai soal asimlilasi misalnya yang tadi Cak Siauw berkata, mbok ya jangan&lt;br /&gt;diutik-utik soal asimilasi. Ya, saya, tidak mau ngutik-ngutik, sebab Cak Siauw, wah itu&lt;br /&gt;bisa juga cuma menyimpangkan perhatian saja. Ya, Bung Siauw, saya tidak akan&lt;br /&gt;mengatik-utik.&lt;br /&gt;Tapi perasaan pribadi saya, saya ini tidak kenal Saudara-Saudara, akan perbedaan darah&lt;br /&gt;itu, tidak. Nama pun, nama saya sendiri itu Sukarno, apa itu nama Indonesia asli? Tidak.&lt;br /&gt;Itu asalnya Sanskrit, Saudara-Saudara. Sukarna. Nah, itu Abulgani, Arab. Ya, Cak&lt;br /&gt;Roeslan namanya asal Arab, Abdulgani. Nama saya asal Sanskrit, Sukarna. Pak Ali itu&lt;br /&gt;campuran, Ali-nya Arab, Sastraamijaja itu Sanskrit, campuran dia itu.&lt;br /&gt;Nah karena itu; Saudara-Saudara pun --ini perasaan saya persoonlijk, persoonlijk,&lt;br /&gt;pribadi-- what is in a name? Walau 5audara misalnya mau menjadi orang Indonesia, tidak&lt;br /&gt;perlu ganti nama. Mau tetap nama Thiam Nio, boleh, boleh saja. Saya sendiri juga nama&lt;br /&gt;Sanskrit, Saudara-Saudara. Cak Roeslan namanya nama Arab, Pak Ali namanya&lt;br /&gt;campuran, Arab dan Sanskrit. Buat apa saya mesti menuntut, yang orang Peranakan&lt;br /&gt;Tionghoa yang mau menjadi anggota negara Republik Indonesia, mau menjadi orang&lt;br /&gt;Indonesia, mau ubah namanya, ini sudah bagus kok .. .... Thiam Nio kok mesti dijadikan&lt;br /&gt;Sulastri atau Sukartini. Yah, tidak?&lt;br /&gt;Tidak. Itu urusan prive. Agama pun prive, saya tidak campur-campur.&lt;br /&gt;Yang saya minta yaitu, supaja benar-benar kita menjadi orang Indonesia, benar -benar&lt;br /&gt;kita menjadi warganegara Republik Indonesia. Bahkan sebagai kukatakan tadi mbok ya&lt;br /&gt;seperti saya ini, kalau boleh saya pakai contoh, bukan sekadar Renand, bukan sekadar&lt;br /&gt;Otto Bauer, bukan sekadar geografi, kataku, lebilh dari ini, lebib dari ini, lebih dari&lt;br /&gt;geografi. Indonesia bagiku adalah satu totalitas, ya burungnya, ya udaranya, ya suaranya,&lt;br /&gt;ya gelora lautnya, segala-galanya ialah Indonesia, Indonesia, Indoneisia, dan untukmu&lt;br /&gt;aku hidup di sini, kecuall di samping untuk Allah SWT.&lt;br /&gt;Saudara-Saudara, kaau tidak salah, duduk di muka saya ini penari ulung, apa betul? Dari&lt;br /&gt;Bandung? Apa betul dari Bandung? Dia itu, siapa namanya, lupa lagi saya. Tan Tian Ie,&lt;br /&gt;nah sini Nak, sini. Ini Tan Tian Ie misalnya kalau menari, Saudara-Saudara, menari taritarian&lt;br /&gt;Sunda .. .... hh, banyak wanita-wanita Sunda itu kalah sama dia. Dan dia betul-&lt;br /&gt;betul merasa Indonesia, sampai yaitu, segala tari-tarian yang lemah-lembut dia bisa&lt;br /&gt;tarikan.&lt;br /&gt;Apa pernah saja berkata kepadamu, Tan Tian Ie, kau mesti ubah namamu?!&lt;br /&gt;Tidak. Tetap lah engkau bernama Tan Tian Ie. Ini pendirian saya pensoonlijk, pribadi,&lt;br /&gt;Saudara-Saudara. Baik saya mencurahkan rasa hatiku terhadap kepada 5audara-Saudara&lt;br /&gt;agar supaya Saudara-Saudara yang berkata kepadaku, Bung Karno yang tercinta,&lt;br /&gt;mengetahui betul-betul. Bung Karno ini apa! Bung Karno ini kecuali ini, daging, darah,&lt;br /&gt;tulang ialah rupa begini, isi hatinya ialah demikian. Dan saya harap agar supaya Baperki&lt;br /&gt;dalam menjalankan tugasnya sebagai Baperki sebagai tadi sudah saya harapkan,&lt;br /&gt;berperasaan sama-sama dengan Bung Karno yang dikatakan dicintai oleh Saudarasaudara&lt;br /&gt;itu. Demikian lah, Saudara-Saudara, moga-moga kongres Baperki yang ke-VIII&lt;br /&gt;sukses, moga-moga Baperki seLalu maju pesat, moga-moga Baperki benar-benar menjadi&lt;br /&gt;sumbangan yang besar terhadap kepada Revolusi Indonesia.&lt;br /&gt;Sekian. Terima kasih.***&lt;br /&gt;Sumber: http://www.munindo.brd.de/artikel/artbaperki4.html&lt;br /&gt;Koleksi: Perpustakaan Nasional RI, 2006.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-6717772726825585666?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/6717772726825585666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=6717772726825585666&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6717772726825585666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6717772726825585666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/08/ini-adalah-salinan-pidato-soekarno.html' title='Ini adalah Salinan Pidato Soekarno'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-5662543933745968935</id><published>2008-08-12T04:49:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T04:46:35.317-07:00</updated><title type='text'>Politik Panggung Sandiwara</title><content type='html'>Dunia ini panggung sandiwara....&lt;br /&gt;Ceritanya mudah berubah..........&lt;br /&gt;Ada peran wajah............&lt;br /&gt;Dan ada peran berpura - pura..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan lagu yang ngetop dinyanyikan Nike Ardila tahun 1990an ini menggambarkan dunia politik kita. Banyak kalangan artis, memutar haluan mereka dari dunia seni ke dunia politik. Mereka mencalonkan diri untuk menjadi pengabdi masyarakat. Walaupun mereka telah menjadi publik figur, yang dapat dengan mudah mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita lihat fenomena ini yang  secara tidak langsung memberikan lubang yang sangat terbuka lebar kepada para seniman menjadi wakil rakyat. Dimulai dari Pemilu 2004, dimana beberapa nama aktris maupun aktor yang mencalonkan diri menjadi wakil rakyat. Adjie Masaid, H. Komar, merupakan beberapa nama yang telah sukses menjadi wakil rakyat pada pemilu 2004 kemaren.&lt;span class="fullpost"&gt; Lubang ini, yang dilihat oleh aktris maupun aktor yang lain untuk merambah dunia politik. Saat ini, diawal kampaye Pemilu 2009, cukup banyak aktris yang telah dengan terbuka menyatakan dirinya akan maju menjadi wakil rakyat. Nurul Arifin, Tantowi Yahya, Wanda Hamidah, merupakan beberapa nama yang akan maju dalam perebutan 500 kursi di Senayan. Sungguh sangat mengejutkan bagi masyarakat kita yang sedang belajar demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publik Figur yang disandang oleh mereka sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat kita, yang saat ini sedang belajar berdemokrasi. Para pekerja seni ini, berusaha menyakinkan masyarakat untuk memilih mereka. Mereka berusaha terus mengkampanyekan diri mereka. Tapi, disisi lain ini sangat menguntungkan bagi partai politik. Partai politik tidak perlu lagi membayar para pekerja seni ini, untuk membantu kampanye partai mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan muncul beberapa pertanyaan dari masyarakat, apakah mereka mampu memainkan peran mereka sebagai wakil rakyat. Atau mereka hanya berusaha memainkan naskah dari sang sutradara. Tapi, hal ini telah terbukti Rano Karno dan Dede Yusuf yang telah berhasil memenangkan Pilkada. Rano Karno telah terpilih menjadi wakil walikota Tanggerang, dan Dede Yusuf telah berhasil menjadi Wakil Gubernur di Jawa Barat. Hal ini sangat tidak menutup kemungkinan bahwa, tahun 2009 nanti ada aktris, ataupun aktor yang mencalonkan diri menjadi Wakil Presiden ataupun mungkin menjadi Presiden. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, masyarakat bisa melihat siapa aktris yang akan maju. Walaupun masyarakat telah mengenal mereka, tapi karakter yang dikenal oleh masyarakat itu hanya bagian dari skenario yang mereka mainkan. Apakah para pekerja seni yang akan maju ini memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi wakil rakyat? Karena the right man in the right place. Hal ini juga menunjukkan kurangnya kader dari partai - partai politik di negara kita ini. Kerena dengan menggandeng para pekerja seni ini, maka peluang mereka untuk memangkan pemilu 2009 akan terbuka. Hal ini, diakibatkan para penggemar dari aktris maupun aktor ini, tidak akan menghianati idola mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin, suburnya tanah untuk menanam jamur partai politik di Indonesia, mampu membangkitkan gairah masyarakat untuk maju dalam pemilu 2009. Dan kita akan menakutkan bila hal ini terus berlanjut maka, bisa saja nanti tukang becak menjadi wakil rakyat. Tapi kalau memang itu terjadi, sangat masuk diakal. Karena pada dasarnya, orang yang pernah mengalami kesusahan, maka mereka akan mengetahui bagaimana arti dari hidup ini sebenarnya. Dan mereka, para wakil rakyat dari kalangan tukang becak ini, akan berusaha membuat kebijakan yang berpihak untuk kaum mereka. Sama dengan saat ini, semua para wakil rakyat yang telah terpilih berusaha membela kepentingan kelompok mereka.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-5662543933745968935?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/5662543933745968935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=5662543933745968935&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5662543933745968935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5662543933745968935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/08/dunia-ini-panggung-sandiwara.html' title='Politik Panggung Sandiwara'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-7341121257228784181</id><published>2008-07-02T22:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T22:26:12.566-07:00</updated><title type='text'>Apabila Indigo Pimpin Indonesia</title><content type='html'>Penyakit Indigo atau yang biasa disebut six sense itu merupakan penyakit psikologis dimana penderitanya dapat melihat alam lain di bawah sadarnya. Indigo di Indonesia memang masih dikatakan sedikit, hal ini dikarenakan penderita indigo dianggapa tidak waras atau mempunyai kelainan jiwa. Akan tetapi penderita indigo ini adalah normal, yang diberi kelebihan oleh Allah SWT. Di Indonesia sendiri sejak tahun 2000, dilaporkan peningkatan penderita Indigo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri - ciri orang yang menderita Indigo menurut Virtue (dalam Carrol dan Tober, 1999), anak-anak Indigo memiliki 10 atribut berikut: They come into the world with a feeling of royalty (and often act like it). &lt;span class="fullpost"&gt;[Mereka datang ke dunia dengan rasa ingin berbagi.], They have a feeling of “deserving to be here,” and are surprised when others do not share that.[Mereka menghayati hak keberadaannya di dunia ini dan heran bila ada yang menolaknya], Self-worth is not a big issue; they often tell the parents “who they are.”[Mereka menganggap bahwa dirinya bukanlah yang utama; seringkali menyampaikan jati dirinya kepada orang tuanya], They have difficulty with absolute authority (authority without explanation or choice)[Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan], They simply will not do uncertain things; for example, waiting in line is difficult for them.[Mereka enggan melakukan hal yang tidak pasti, seperti menunggu],They get frustrated with systems that are ritually oriented and do not require creative thought[Mereka kecewa bila menghadapi ritual dan hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran kreatif.], They often see better ways of doing things, both at home and in school, which makes them seem like “system busters” (non-conforming to any system)[Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menimbulkan kesan ‘non konformistis’ terhadap sistem yang berlaku], They seem antisocial unless they are with their own kind. If there are no others of like consciousness around them, they often turn inward, feeling like no other human understands them. School is often extremely difficult for them socially.[Mereka tampak anti sosial dan terasing kecuali berada dalam lingkungan sesama indigo. Sekolah seringkali menjadi amat sulit untuk mereka bersosialisaaasi], They will not respond to “guilt” discipline[Mereka tidak akan menanggapi disiplin yang salah], They are not shy in letting it be known what they need.[Mereka tidak sungkan untuk meminta apa yang dibutuhkannya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa ciri - ciri yang disebutkan diatas merekalah yang cenderung disebut Indigo. Anak Indigo memiliki aura dominan berwarna nila/indigo yang fisiknya tak berbeda dibandingkan dengan anak lainnya. Cara berpikirnya yang khas, pembawaannya yang tua, membuat anak indigo tampil beda dengan anak sebayanya. Pancaran aura yang dimilikinya membawanya kepada suatu karakteristik perilaku unik yang hanya dimiliki oleh anak-anak indigo. Anak yang memiliki aura dominan indigo (biru keunguan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apabila dua puluh tahun yang akan datang pastinya anak - anak Indigo yang ada di Indonesia kian tumbuh menjadi dewasa tidak bisa di pungkiri bahwa mereka bisa menjadi pemimpin Indonesia. Bagaimana jadinya Indonesia ditangan mereka? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin krisis moneter yang pernah terjadi pada tahun 1998 kemarin, tak akan terulang lagi. Karena mereka pasti telah mengetahuinya. Dan akan berusaha memperbaikinya sebelum semuanya terjadi. Itulah kelebihan pemimpin Indigo. Walaupun mereka sulit bersosialisasi tapi mereka itu mau dan tak sungkan untuk meminta bantuan kalau mereka merasa membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang para Indigo di Negaraku ini. Semoga apabila nanti kalian mampu memimpin Negara ini bisa menjadi lebih baik.  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-7341121257228784181?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/7341121257228784181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=7341121257228784181&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7341121257228784181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7341121257228784181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/07/apabila-indigo-pimpin-indonesia.html' title='Apabila Indigo Pimpin Indonesia'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-6229469572432370200</id><published>2008-07-02T20:55:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T20:59:40.981-07:00</updated><title type='text'>Belajarlah Pada Burung</title><content type='html'>Melihat kondisi transportasi udara Indonesia saat ini rasanya saya ingin menangis. Kepercayaaan masyarakat terhadap jenis transportasi yang sangat mempersingkat waktu ini menjadi berkurang. Di mulai dari hilangnya Adam Air pada awal 2008 kemarin di perairan Manado. Ditambah dengan larangan terbang yang dikeluarkan oleh Komite Transportasi Uni Eropa kepada Garuda sampai jatuhnya Pesawat milik Angakatan Udara Indonesia kamis 26/6. Pesawat TNI Angkatan Udara yang jatuh kamis kemaren merupakan pesawat buatan Indonesia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat ini digunakan untuk melakukan uji coba Fotho udara. 18 orang putra - putri terbaik Indonesia tewas dalam tragedi ini. Mereka menjadi korban yang rela mati untuk bangsa dan negaranya. Sungguh tak bisa dibayangkan bagaimana kondisi jenazah yang ditemukan di lereng gunung kabupaten Bogor ini. Pecahan puing - puing pesawat dalam negri ini bagaikan potongan - potongan roti yang akan dikutip oleh semut - semut SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahan puing - puing ini mengingatkan kita pada kenganang Adam Air yang telah dahuluan bertaburan di perairan Manado awal Februari 2008. Bagaimana kondisi penumpang Adam Air ini pun sampai saat ini hilang bagaikan berita kecelakaan maskapai penerbangan malang milik orang nomor satu di DPR, yang berujung pada pemberhentian 3000 lebih karyawannya.&lt;span class="fullpost"&gt;Sungguh malang nasib penerbangan di Indonesia. Di saat rakyat mengalami kesedihan dan merana menghadapi kenaikan BBM, jumlah korban kecelakaan pesawat pun melonjak naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah pada Burung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau menganalogikan pesawat dan burung itu sistem terbang yang mereka gunakan sama. Hanya saja perbedaannya Burung selalu ingat pada sangkarnya. Sedangkan pesawat milik maskapai penerbangan di negara yang kita banggakan ini selalu lupa pada sangkarnya. Selepas landing di suatu bandara, bagaikan tak kenal lelah dipaksa kembali untuk take off ke bandara yang lain. Untuk mengambil nafas hanya diperlukan waktu satu jam saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung selalu terbang mengikuti kemana angin berhembus, tetapi pesawat kita selalu ingin menaklukkan angin. Sungguh disayangkan kecelakaan pesawat Lion Air yang mendarat mulus di dekat perkuburan masyarakat 2006 kemaren. Apakah itu pertanda pesawat - pesawat milik maskapai penerbangan dalam negri selalu menjaga penumpang mereka untuk selamat dunia dan akhirat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan pada maskapai penerbangan Indonesia bisa dikatakan cukup memuasakan, tetapi mengapa Komite Transportasi Uni Eropa melarang Garuda memasuki atau terbang di kawasan Uni Eropa? Apa karena wabah flu burung yang disebarkan oleh Garuda sebagai ikon negara kita yang tercinta ini. Seandainya saja masyarakat Indonesia lebih menghormati burung - burung yang terbang dengan bebasnya maka virus flu burung itu tidak akan menggangu Garuda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 47 maskapai penerbangan Indonesia hanya beberapa saja yang belum pernah dikenakan sanksi terbang oleh lembaga - lembaga keselamatan penerbangan yang ada di Indonesia maupun dunia. Belum pernah kita mendengar bahwa ada burung yang dilarang terbang. Walaupun burung itu membuat resah masyarakat. Di harapkan maskapai penerbangan yang ada di Indonesia belajar pada burung yang senantiasa terbang bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu pada Habibie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya mulai saat ini maskapai penerbangan yang ada di Indonesia malu pada Habibie, yang terkenal akan teori penerbangannya. Habibie rela memberikan 50% dari royalti yang diterimanya untuk teori sayap pesawat terbangnya kepada pemerintah Indonesia untuk memajukan transportasi udara di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walapun Habibie bukan diplomat, tetapi dia mampu membuat nama maskapai penerbangan Indonesia harum di mata dunia. Habibie di kenal sebagai bapak tekonologi Indonesia karena keahliannya dalam teknologi pesawat terbang. Dia dengan bersusah payah mendirikan IPTN ( Industri Pesawat Terbang Nasional ), yang telah dengan bangga menciptakan beberapa kecelakaan pesawat terbang yang hebat termasuk kecelakaan kamis kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPTN berubah nama menjadi PT. Dirgantara Indonesia yang pailit oleh pemerintah Indonesia. Padahal PT. Dirgantara yang merupakan salah satu produsen pesawat terbang di Asia Tenggara ini telah memiliki nama yang besar sehingga sulit untuk dipikul oleh para pekerjanya. Pemerintah menyatakan DI pailit dikarenakan, DI menolak keras pesawat buatan mereka ditukar dengan beras ketan milik Thailand. Beras Ketan yang seyogyanya dapat dipanen tiga bulan sekali ini dihargai sebuah pesawat milik DI oleh pemerintah. Waktu yang diperlukan DI untuk merancang sekaligus merakit sebuah pesawat itu adalah  setahun. Jadi wajar saja DI beserta pekerjanya menolak, karena mereka tidak mau digaji dengan bersa ketan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya mengakhiri tulisan ini saya ingin menganjurkan kepada para instasi yang terlibat dalam penerbangan di Indonesia, belajarlah pada burung. Burung yang menjadi lambang kebanggaan negara kesatuan republik Indonesia. Contohlah burung yang selalu ingat akan sangkar. Jangan pernah merasa kalau sudah bisa terbang berarti tak kenal daratan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-6229469572432370200?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/6229469572432370200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=6229469572432370200&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6229469572432370200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6229469572432370200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/07/belajarlah-pada-burung.html' title='Belajarlah Pada Burung'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-7531019808460559822</id><published>2008-06-27T22:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T22:58:27.491-07:00</updated><title type='text'>Sumatera Utara dengan Pemimpin Baru</title><content type='html'>Sumatera Utara adalah salah satu provinsi yang terbesar di Indonesia. Sumatera Utara juga mempunyai banyak sekali sumber daya alam yang melimpah ruah. Sumber daya alam berupa gas alam di daerah Tandam, Binjai dan minyak bumi di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat yang telah dieksplorasi sejak zaman Hindia Belanda. Selain itu di Kuala Tanjung, Kabupaten Asahan juga terdapat PT Inalum yang bergerak di bidang penambangan bijih dan peleburan aluminium yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai-sungai yang berhulu di pegunungan sekitar Danau Toba juga merupakan sumber daya alam yang cukup berpotensi untuk dieksploitasi menjadi sumber daya pembangkit listrik tenaga air. PLTA Asahan yang merupakan PLTA terbesar di Sumatra terdapat di Kabupaten Toba Samosir. Selain itu, di kawasan pegunungan terdapat banyak sekali titik-titik panas geotermal yang sangat berpotensi dikembangkan sebagai sumber energi panas maupun uap yang selanjutnya dapat ditransformasikan menjadi energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini tersedia potensi pertanian yang cukup melimpah. Sebagian besar produksinya, sayur-mayur dan jeruk malah telah dipasarkan ke provinsi lain bahkan ke luar negeri. Karena itu, tidak mengherankan jika sektor ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Luas areal pertanian meliputi lahan sawah irigasi teknis seluas 135.872 ha, sawah non irigasi teknis seluas 141.383 ha, dengan saluran irigasi primer, sekunder dan tersier sepanjang 820.462 meter. Pada 2005, sawah-sawah ini menghasilkan 3.447.784 ton padi, sedangkan di tahun 2006 hanya memproduksi 3.030.784 ton padi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya padi yang dihasilkan, tetapi juga 1.298.230 ton palawija, hortikultura dan sayur-sayuran. Beberapa jenis tanaman yang dikembangkan antara lain 218.375 ha lahan jagung dengan hasil produksi 739.067 ton; 13.142 ha tanaman kedelai dengan hasil produksi 15.295 ton; 155.436 ha lahan singkong dan umbi-umbian dengan hasil produksi 655.070 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2004, luas hutan mangrove mencapai 103.372 ha dengan kondisi 60% baik. Hal ini sangat mempengaruhi perubahan ekosistem pantai dan kehidupan masyarakat nelayan. Kualitas air sungai yang di pantai hasilnya masih berfluktuasi terutama untuk parameter BOD, COD, TSS, Do dan PH. Fluktuasi kualitas air sungai ini terkait dengan ketaatan perusahaan terhadap baku mutu limbah cair dan besarnya beban limbah domestik yang dibuang langsung ke badan air. Sungai ini terkait dengan ketaatan perusahaan terhadap baku mutu limbah cair dan besarnya beban limbah domestik yang dibuang langsung ke badan air. Kualitas udara dengan indicator konsentrasi ambien polutan udara (Sox, Nox, debu, kebisingan) dan jumlah titik api (hotspot). Tahun 2004 jumlah titik api berkurang dari 219 titik api (2003) menjadi 164 titik api. Indikator ini menunjukkan kebakaran hutan masih relatif tinggi dan salah satu sumber polusi udara yang menyebabkan tingginya kadar debu di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sektor perkebunan, menunjukkan progress menggembirakan. Pada 2005, misalnya, luas areal perkebunan 1.746.340 ha, lalu bertambah menjadi 1.788.943 ha pada 2006, terdiri atas 1.008.525 ha perkebunan rakyat, 363.106 ha perkebunan pemerintah, dan 365.992 ha perkebunan swasta dengan total hasil produksi 4.199.834 ton. Total produksi perkebunan pada 2006 mencapai 1.788.943 ton, meningkat dibandingkan total produksi 2005 sebesar 4.048.411 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski potensi perikanan laut di pantai timur atau Selat Malaka hanya 239 ribu ton per tahun, Sumatera Utara memiliki potensi perikanan yang sangat besar di Pantai Barat atau Samudera Hindia yang mencapai 917.000 ton per tahun. Kendati demikian, produksi ikan secara keseluruhan masih relative kecil dibanding potensi yang ada, yakni 10,53% per tahun. Produksi perikanan tidak hanya dari laut, tapi juga dari produksi perairan rawa, danau dan sungai yang mencapai 11.669,90 ton dengan hasil produksi perikanan laut yang mencapai 330.579,60 ton, dengan jumlah kapal 22.457 unit. Untuk hasil perikanan budidaya dan perikanan tangkap untuk tahun 2006 sebesar 388.559 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang kehutanan, Sumatera Utara juga menyediakan sumber daya alam yang melimpah. Pada 2005, total luas wilayah hutan mencapai 2.386.960 ha, terdiri atas 1.297.330 ha hutan lindung dan 1.035.690 ha hutan produksi terbatas. Dari seluruh potensi kehutanan yang ada, hutan yang dapat dikonversi mencapai 879.270 ha dan hutan bakau seluas 477.070 ha. Produksi kehutanan di luar kawasan Hak Pengelolaan Hutan (HPH) sebanyak 112.459,79 meter kubik kayu bulat, 34.082,12 meter kubik kayu gergajian dan 187.128,74 meter kubi kayu olahan. Sedangkan hasil hutan  ikutannya terdiri atas 600 ton rotan dan 654,37 meter kubik Gondorukem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sektor peternakan, komoditas utama yang dihasilkan adalah sapi, kambing, domba, babi, dan unggas. Jumlah populasi sapi potong pada 2006 mencapai 25.465 ekor dengan jumlah pemotongan per tahun sebanyak 53.207 ekor. Populasi sapi perah 6.521 ekor, memproduksi 4.561 ribu liter susu per tahun. Di sana juga tersedia 721.858 ekor kambing bersama 268.500 ekor domba, 809.705 ekor babi, 21.280.380 ekor ayam buras, 6.190.175 ekor ayam petelur dengan hasil produksi 123.95,36 ton telur per tahun, 51.219.491 ekor ayam pedaging dengan hasil produksi 44.687,58 ton daging ayam per bulan, serta 2.291.472 ekor itik dengan hasil produksi 10.919,80 butir telur per tahun. Total produksi peternakan tahun 2006 mencapai 216,05 ton, meningkat dibanding produksi 2005 yang hanya mencapai 213,25 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada April 2008, kemaren Provinsi Sumatera Utara mengadakan PILKADA, pemilihan kepala daerah secara langsung. Terpilihlah Syamsul Arifin  yang dilantik pada tanggal 16 Juni 2008. Pemimpin baru ini telah menjalankan tugasnya, dalam program yang telah dikampayekannya, Syamsul menginginkan rakyat Sumatera utara tidak lapar, tidak bodoh dan tidak miskin.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada acara pelantikan itu pula, Syamsul mengatakan bahwa keberhasilan dari program kerja itu tidak dapat dinilai dalam 100 hari kepemimpinannya. Tetapi kemungkinan realisasi dari program kerja yang dirancangnya dalam waktu paling cepat setahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syamsul menggantikan Rudofl Pardede sebagai gubernur Sumatera Utara yang menggantikan Alm. T. Rizal Nurdin. Rudofl juga berpesan kepada Syamsul untuk menjaga Sumatera Utara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan rakyat Sumatera Utara kepada pemimpin barunya adalah memajukan Sumatera Utara dan meningkatkan taraf hidup rakyat Sumatera Utara. Syamsul Arifin juga akan berkomitmen memajukan masyarakat Sumatera Utara.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-7531019808460559822?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/7531019808460559822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=7531019808460559822&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7531019808460559822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7531019808460559822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/06/sumatera-utara-dengan-pemimpin-baru.html' title='Sumatera Utara dengan Pemimpin Baru'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-1905088673924469181</id><published>2008-06-11T22:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T22:05:38.144-07:00</updated><title type='text'>FPI atau Ahmadiyah</title><content type='html'>Tragedi Monas yang terjadi pada tanggal 1 Juni kemaren merupakan awal dari isu pembubaran FPI. FPI ( Front Pembela Islam ) yang terkenal anarkis dalam menumpas segala hal yang melanggar ajaran - ajaran Al-quran atau Sunnah Rasul ini terancam dibubarkan. Hal ini dikarenakan FPI melakukan tinadakan anarkis terhadap Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama Berkeyakinan (AKKBB) yang melakukan aksi damai di Tugu Monumen Nasional. Tragedi ini sangat disayangkan karena dapat memancing perpecahan agama. Seharusnya tragedi ini tidak terjadi apabila aparat yang berjaga disana dengan cepat mengamankan lokasi itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FPI melakukan hal ini dikarenakan lambatnya pemerintahan SBY - JK dalam menanggapi persoalan SKB 3 Menteri tentang Ahmadiyah. SKB yang seharusnya dikeluarkan pada awal Mei ini juga sampai hari ini tidak jelas. Disatu sisi tragedi ini menguntungkan pemerintah karena dapat meredam isu kenaikan BBM yang sampai hari ini sangat menyusahan warga. Tapi ini juga menuntut kerja keras pemerintah dalam menyelesaikan masalah ini.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa sumber media mengatakan bahwa AKKBB ini melakukan aksi tanpa surat izin,dan membawa senjata. Akan tetapi FPI melakukan aksi ini dengan memakai surat izin dari kepolisian. Tapi kenapa FPI yang dijadikan tersangka? Jelas telah kita ketahui bersama bahwa aksi damai yang dilakukan oleh AKKB ini bertentangan dengan Pancasila. Mereka meneriakkan tentang kebebasan dalam memeluk agama dan kepercayaan. Baik itu agama yang telah disahkan ataupun Atheis. Jelas ini bertentangan dengan Pancasila yang pada hari itu juga diperingati hari kebangkitan pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sila pertama jelas dikatakannya " Ketuhanan Yang Maha Esa" yang dapat kita analisis dengan logika setiap kata dari kalimat itu ialah, warga negara berhak memiliki kenyakinan yang berdasarkan atas Tuhan yang Maha Esa atau Tuhan yang satu. Jadi setiap agama yang diyakini harus memiliki Tuhan. Berbeda dengan atheis, dimana penganut kepercayaan ini tidak pernah percaya atau yakin terhadap Tuhan yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SKB tentang pelangarang Ahmadiyah telah dikeluarkan. Akan tetapi perdebatan tetap saja berlangsung. Siapa yang benar dan siapa yang salah. Kalau kita mau mengaitkan dengan Tragedi Monas ini maka bias kita sebutkan bahwa FPI bersalah dalam melakukan tindakan criminal pada penyerangan massa AKKBB. Tapi mereka melakukan itu juga punya dasar pada kenyakinan mereka terhadap pembelaan AKKBB kepada Ahmadiyah yang sudah dengan jelas dikatakan terlarang oleh MUI. Dalam hal ini diharapkan umat Islam di Indonesia jangan terprovokasi atas tragedi Monas. Seharusnya Umat Islam menyikapinya dengan bertawaduk kepada Allah Swt, bahwa perbedaan itu indah. Kubu AKKBB yang di belakangnya ada KH. Abdureahman Wahid atau Gusdur ini merasa mereka paling benar dalam hal ini. Akan tetapi sepantasnyalah Gusdur sebagai orang yang dihormati oleh masyarakat NU berpikiran untuk tidak memprovokasi. Bersikap bijaklah menanggapi masalah ini. SKB yang dikeluarkan dengan jelas menyebutkan bahwa Ahmadiyah tidak dibubarkan, tetapi dilarang melakukan kegiatan yang lari atau bertentangan dengan ajaran Islam. Karena Ahmadiyah dipandang sebagai sebuah organisasi masyarakat dimana hal ini diatur dalam UUD 1945. Bahwa setiap warga Negara mempunyai hak untuk berkumpul atau berserikat. SKB ini juga mengharapkan tindak lanjut pemerintah tentang sanksi yang akan diberikan kepada Ahmadiyah apabila melanggar dari ketetapan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKKBB merupakan aliansi yang terdiri dari beberapa organisasi yang berhaluan liberalisme dan membela Hak Azasi Manusia. Mereka adalah: Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP),  National Integration Movement (IIM), The Wahid Institute, Kontras, LBH Jakarta, Jaingan Islam Kampus (JIK), Jaringan Islam Liberal (JIL), Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF), Generasi Muda Antar Iman (GMAI), Institut Dian/Interfidei, Masyarakat Dialog Antar Agama, Komunitas Jatimulya, eLSAM, Lakpesdam NU, YLBHI, Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika, Lembaga Kajian Agama dan Jender, Pusaka Padang, Yayasan Tunas Muda Indonesia, dan beberapa organisasi lainnya. Organisasi - organisasi yang diataslah yang membentuk AKKBB ini sebagai sebuah aliansi yang katanya memperjuangkan kerukunan dan kebebasan hidup beragama di Indonesia. Muncul kembali pertanyaan, apakah selama ini kita hidup saling memusuhi ataupun kita tidak diberi kebebesan dalam hal memilih kepercayaan yang kita yakini?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Ahmadiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad pada pada tahun 1889 M/1306&lt;br /&gt;H, yang dengan sengaja gerakan Jemaat Ahmadiyah ini disokong oleh&lt;br /&gt;pemerintah kolonial Inggris di India. Tujuannya adalah untuk menjauhkan kaum&lt;br /&gt;muslimin dari agama Islam dari kewajiban jihad, sehingga tidak lagi melakukan&lt;br /&gt;perlawanan terhadap penjajahan Inggris dengan nama Islam. Corong gerakan&lt;br /&gt;ini adalah "majalah al-Adyan" yang diterbitkan dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Walaupun menurut Ahmadiyah sendiri bahwa didirikannya Jemaat Ahmadiyah ini&lt;br /&gt;dilatarbelakangi oleh keadaan dunia menjelang lahirnya Ahmadiyah&lt;br /&gt;diliputi oleh berbagai keburukan, immoralitas, dan mementingkan urusan duniawi&lt;br /&gt;daripada mementingkan urusan akhirat. Selain itu pula karena di dunia&lt;br /&gt;ini pada waktu itu tidak ada yang dapat merepresentasikan sebagai Jemaat&lt;br /&gt;Islam.&lt;br /&gt;Dengan Tujuan memperbaiki kehidupan agama umat Islam dan&lt;br /&gt;mempersatukannya, yang didasarkan pada wahyu yang diterimanya, yaitu untuk menghidupkan&lt;br /&gt;agama dan menegakkan Syari'at Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mirza Ghulam Ahmad nama sebenarnya adalah Ghulam Ahmad bin Mirza Ghulam&lt;br /&gt;Murtadha, hidup pada tahun 1835 - 1908 M.  Dia  dilahirkan  di desa&lt;br /&gt;Qadian, di wilayah Punjab,  India  pada tanggal 15 Februari 1835  M/14 Syawal&lt;br /&gt;1250 H. Dia tumbuh di keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama dan&lt;br /&gt;negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan dan senantiasa&lt;br /&gt;mentaatinya. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi, kaum muslimin&lt;br /&gt;bergabung dan menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian&lt;br /&gt;dari jihad melawan penjajahan Inggris. Namun Ghulam Ahmad mengaku berasal&lt;br /&gt;dari orang - orang terhormat keturunan Persia dan keturunan Fatimah dari&lt;br /&gt;ahlul bait nabawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan&lt;br /&gt;pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas kepada pemerintah Inggris.&lt;br /&gt;Muhammad Ali telah menulis terjemah Al-Qur'an dengan perubahan transkripnya ke&lt;br /&gt;dalam bahasa Inggris. Tulisannya yang lain, "Haqiqat al-Ikhtilaf an-Nubuwwah&lt;br /&gt;fi al-Islam" dan "ad-Din al-Islami".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawajah Kamaluddin menulis kitab yang berjudul "Matsal al-A`la fi&lt;br /&gt;al-Anbiya"' serta kitab-kitab lain. Jamaah Ahmadiyah Lahore ini&lt;br /&gt;berpandangan bahwa Mirza Ghulam Ahmad hanyalah seorang mujadid. Tetapi yang&lt;br /&gt;berpandangan seperti ini dan yang tidak, mereka sama saja saling mengadopsi satu sama&lt;br /&gt;lain. Muhammad Shadiq, mufti kelompok Ahmadiyah. Di antara tulisannya&lt;br /&gt;berjudul, "Khatam an-Nabiyyin". Basyir Ahmad bin Ghulam, pemimpin&lt;br /&gt;pengganti kedua setelah Mirza Ghulam Ahmad. Di antara tulisannya berjudul "Anwar&lt;br /&gt;al-Khilafah", "Tuhfat al-Muluk", "Haqiqat an-Nubuwwah". Dzhafrillah&lt;br /&gt;Khan, Menteri Luar Negeri Pakistan. Dia memiliki andil besar dalam menolong&lt;br /&gt;kelompok sesat ini, dengan memberikan tempat luas di daerah Punjab&lt;br /&gt;sebagai markas besar Ahmadiyah sedunia, dengan nama Robwah Isti'aroh (tanah&lt;br /&gt;tinggi yang datar) yang diadopsi dari ayat al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam adalah Syaikh Abul Wafa',&lt;br /&gt;seorang pemimpin Jam'iyyah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan&lt;br /&gt;hujjah Mirza Ghulam Ahmad, menyingkap keburukan yang disembunyikannya,&lt;br /&gt;kekufuran serta penyimpangan pengakuannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Mirza Ghulam berdakwah sebagaimana para dai Islam yang&lt;br /&gt;lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya.&lt;br /&gt;Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid&lt;br /&gt;(pembaharu).Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi al-Muntazhar&lt;br /&gt;dan Masih Al-Maud. Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan&lt;br /&gt;bahwa kenabiannya lebih tinggi dan agung dari kenabian Nabi Muhammad SAW. Para&lt;br /&gt;pengikut Ahmadiyah ini disebut dengan Jemaat Ahmadiyah atau orang -&lt;br /&gt;orang Ahmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk&lt;br /&gt;kebenaran, Syaikh Abul Wafa' mengajaknya bermubahalah (berdoa bersama),&lt;br /&gt;agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar&lt;br /&gt;tetap hidup. Tak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya&lt;br /&gt;tahun 1908 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mati meninggalkan lebih dari 50 buku, buletin serta artikel hasil&lt;br /&gt;karyanya. Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul&lt;br /&gt;Auham, I'jaz Ahmadi, Barohin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I'jazul Masih,&lt;br /&gt;At-Tabligh dan Tajliat Ilahiah. Namun selepas kematiannya, Ahmadiyah dilanjutkan oleh Khalifah I Hadhrat&lt;br /&gt;Hafiz H. Hakim Nurruddin (meninggal 1914), Khalifah II Mirza Bashiruddin&lt;br /&gt;Mahmud Ahmad (menjabat dari 1914 - 1965), Khalifah III Hadhrat Hafiz&lt;br /&gt;nasir Ahmad (meninggal 1982), Khalifah IV Hadhrat Mirza Taher Ahmad (yang&lt;br /&gt;berkedudukan di London, Inggris) dan sekarang Khalifah V Hadhrat Mirza&lt;br /&gt;Masroor Ahmad (tahun 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sepeninggal Khalifah II, Ahmadiyah terpecah jadi dua, yaitu&lt;br /&gt;Ahmadiyah Qadian dan Ahmadiyah Lahore, penyebab perpecahan karena terjadinya&lt;br /&gt;perbedaan pandangan, tentang kekhalifahan II Mirza Bashiruddin yang ditentang oleh&lt;br /&gt;Mualvi Muhammad Ali dan Khawajah Kamaluddin, dimana mereka menghendaki&lt;br /&gt;Khawajah sebagai Khalifah II, namun karena kalah akhirnya mereka&lt;br /&gt;memisahkan diri dan berpindah ke Lahore, dengan memberi nama kelompok Anjuman&lt;br /&gt;Ishaat Islam. Namun di sisi lain menurut Ahmadiyah Lahore bahwa pemisahan ini&lt;br /&gt;terjadi karena perbedaan pemahaman tentang Mirza Ghulam Ahmad, kelompok&lt;br /&gt;Lahore tidak mengaku Mirza Ahmad sebagai nabi tapi sebagai Pembaharu.&lt;br /&gt;Namun prinsip dasar pemahaman dan aqidahnya tetap saja sama antara Qadiani&lt;br /&gt;dan Lahore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penganut aliran Ahmadiyah kebanyakan hidup di India dan Pakistan dan&lt;br /&gt;sebagian kecilnya di Israel dan wilayah Arab. Mereka senantiasa membantu&lt;br /&gt;penjajah agar dapat membentuk / membangun sebuah markas di setiap negara&lt;br /&gt;dimana mereka ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadiyah memiliki pekerjaan besar di Afrika dan pada sebagian&lt;br /&gt;negara-negara Barat. Di Afrika saja mereka beranggotakan kurang lebih 5 ribu mursyid&lt;br /&gt;dan dai yang khusus merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah. Dan&lt;br /&gt;aktifitas mereka secara luas memperjelas bantuan/dukungan mereka terhadap&lt;br /&gt;penjajahan. Keadaan kelompok Ahmadiyah yang sedemikian, ditambah perlakuan&lt;br /&gt;pemerintahan Inggris yang memanjakan mereka, memudahkan para pengikut kelompok ini&lt;br /&gt;bekerja menjadi pegawai di berbagai instansi pemerintahan di berbagai&lt;br /&gt;negara, di perusahaan-perusahaan dan persekutuan-persekutuan dagang.&lt;br /&gt;Dari hasil kerja mereka itu dikumpulkanlah sejumlah dana untuk membiayai&lt;br /&gt;dinas rahasia yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan misi, mereka merekrut orang -orang dengan segala cara,&lt;br /&gt;khususnya denga propaganda media massa. Mereka orang-orang yang&lt;br /&gt;berwawasan dan banyak memiliki orang pintar, insinyur dan dokter. Di Inggris&lt;br /&gt;terdapat pemancar dengan nama "TV Islami" yang dikelola oleh penganut kelompok&lt;br /&gt;Ahmadiyah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Ahmadiyah tersebar di 174 negara, dengan keanggotaan seluruhnya&lt;br /&gt;lebih dari 150 juta anggota.[8] Ahmadiyah masuk ke Indonesia pada tahun&lt;br /&gt;1935 dan kini telah memiliki 200 cabang, terutama di wilayah Jakarta, Jawa&lt;br /&gt;Barat, Jawa tengah, Sumatrea Barat, Palembang, bengkulu, Bali, NTB dan di kota -kota lainnya. Namun sebelumnya sudah masuk adalah Ahmadiyah Lahore tahun1922, yang kemudian datang mubaligh   &lt;br /&gt;Ahmadiyah bernama Maulana Rahmat Alipada tahun 1925. &lt;br /&gt;Walaupun sudah digugat oleh seluruh Ormas Islam&lt;br /&gt;Pusat melalui MUI pusat, tapi Pemerintah dalam hal ini Kejaksaaan Agung belum&lt;br /&gt;menyatakan dilarang, padahal sudah cukup jelas kesesatannya. Dalam&lt;br /&gt;penyebarannya di Indonesia, Ahmadiyah didukung oleh dana yang sangat&lt;br /&gt;besar, tidak kurang 60 juta untuk menggaji pegawainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) berdiri pada tahun 1925, sedangkan&lt;br /&gt;Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia (GAI) berdiri pada tahun 1929, diketuai oleh&lt;br /&gt;R. Ng. H. Minhadjurrahman Djojosugito, yang berkedudukan di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga memiliki TI (Teknologi Informasi) yang yang sangat canggih&lt;br /&gt;dalam menda'wahkan ajarannya di seluruh dunia, bahkan mereka memiliki jaringan&lt;br /&gt;internet di setiap daerah, di bawah kendali PB. JAI (Pedoman Besar&lt;br /&gt;Jemaat Ahmadiyah Indonesia).&lt;br /&gt;Namun karena kesesatannya dan meresahkan umat, beberapa negara seperti&lt;br /&gt;Malaysia, beberapa negara Arab termasuk Indonesia menolak firqah&lt;br /&gt;Ahmadiyah ini, yang kemudian keluar rekomendasi dan bayan dari Rabithah 'Alam&lt;br /&gt;Islamy tentang  Pemikiran Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-1905088673924469181?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/1905088673924469181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=1905088673924469181&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1905088673924469181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1905088673924469181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/06/tragedi-monas-yang-terjadi-pada-tanggal_11.html' title='FPI atau Ahmadiyah'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-8877335240657644143</id><published>2008-06-04T01:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T20:53:36.496-07:00</updated><title type='text'>BLT Buat Siapa</title><content type='html'>Bantuan langsung tunai (BLT) bukanlah solusi terbaik untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini. Ahli Perminyakan Dr Kurtubi menilai, BLT justru akan membuat masyarakat menjadi malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak dampak tidak baik dari BLT ini. Salah satunya, masyarakat menjadi malas. Oleh karena itu, lebih baik uang BLT itu untuk membuat lapangan kerja baru. Misalnya uang itu untuk membangun jalan di desa dan dikerjakan dengan padat karya. Uang itu kan akan kembali ke rakyat," ujarnya dalam diskusi tentang Kenaikan Harga BBM di Gedung DPD RI.(antara.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pakar ekonomi yang berdebat dalam hal membicarakan BLT ini akan tetapi pemerintah tetap saja mencari muka atau kepercayaan dari rakyat dengan membagikan BLT ini.Dan BLT ini merupakan angin segar yang didengar oleh masyarakat miskin walaupun tidak dapat merubah status sosial mereka dihadapan pemerintah.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanya sedikit ulasan saja, bagaimana kenaikan harga BBM ini sungguh sangat perlu perhatian dari berbagai pihak. Pemerintah sendiri berani mengeluarkan dana sekitar Rp 22,9 M untuk ongkos cetak dan Rp 105 M untuk distribusi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). Yang SBY jamin tidak terjamin sepenuhnya sampai pada yang berhak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan langsung tunai (BLT) untuk keluarga miskin (gakin) rawan penyelewengan, mulai dari jual beli kartu kompensasi BBM hingga uang jasa dan biaya transportasi pengambilan subsidi yang membebani. Sejak BLT dikucurkan bagi gakin, terdapat orang-orang yang tak merasa malu mengaku miskin hanya karena menginginkan BLT itu.&lt;br /&gt;Sosiologis, kemiskinan diartikan keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara diri sendiri sesuai taraf hidup suatu kelompok dan tidak mampu memanfaatkan potensi fisik maupun mentalnya untuk memenuhi kebutuhan minimum. Dengan demikian kemiskinan merupakan masalah sosial bagi masyarakat.&lt;br /&gt;Logikanya, seseorang enggan disebut miskin. Namun, kini gakin populer karena mendapat BLT. Kenyataan bahwa berlomba-lombanya masyarakat mendapatkan status miskin, menunjukkan rasa malu individu hilang ketika hal itu dilakukan secara kolektif.&lt;br /&gt;Harga diri tidak lagi jadi pertimbangan utama. Tapi perebutan status miskin demi BLT ini bukan fenomena baru. Berbagai manipulasi kemiskinan yang dulu dimainkan Orde Baru, telah menyebar ke masyarakat dan menjadi sesuatu yang lumrah. Ketika menjadi sesuatu yang lumrah, rasa malu sudah tidak relevan lagi.&lt;br /&gt;Secara psikososial, orang hilang rasa malunya bila melakukan sesuatu beramai-ramai. Demikian pula korupsi secara kolektif, tidak menimbulkan rasa malu bagi pelakunya. Jika pada era Orde Baru berbagai daerah berebut meraih label daerah miskin untuk mendapat bantuan Inpres Desa Tertinggal (IDT), kini orang berebut meraih status miskin.&lt;br /&gt;Inilah simptom dari kondisi penyakit sosial yang berat, dan diperparah oleh sistem yang salah kaprah. BLT muncul sebagai virus psikososial yang dapat melumpuhkan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam ma syarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aborigin Australia&lt;br /&gt;Mari belajar dari prilaku suku Aborigin di Australia. Dulu mereka dikenal sebagai ksatria yang tangguh, pantang menyerah dalam berburu nafkah untuk keluarganya dengan menguasai alam. Sebelum datang kaum imigran Eropa, usia mereka rata-rata 70-80 tahun. Cahaya hidup memancar dari wajah dan tatapan mata mereka.&lt;br /&gt;Tapi setelah terkena welfare programs dari kaum imigran, banyak dari mereka justru meninggal pada usia 38-40 tahun. Gairah dan semangat hidupnya sirna. Langkah dan postur tubuh kaum lelaki dewasa suku Aborigin tak lagi tegap dan perkasa seperti leluhurnya.&lt;br /&gt;Melalui welfare programs seperti dikeluhkan mayoritas warga Australia suku Aborigin, mereka merasa kehilangan peran, kehilangan kuasa atas alam, hidup dan masa depan, serta hidup tanpa harapan. Akibatnya, terjadi tingkah laku sosial yang destruktif, terutama kekerasan dalam keluarga, alkohol, narkoba bahkan sampai membunuh dan bunuh diri.&lt;br /&gt;Ketika pemerintah Australia mengucurkan dana semacam BLT itu, kaum lelaki Aborigin kehilangan peran sebagai pencari nafkah bagi keluarga, karena mereka merasa tak perlu lagi berburu di hutan dan bekerja di kebun. Tiap bulan pasti ada dana bantuan sosial dari pemerintah kepada setiap keluarga miskin.&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya, welfare programs justru telah merusak mental, etos kerja dan masa depan orang-orang miskin Aborigin, bukan menolongnya keluar dari kemiskinan. Dalam masyarakat tradisional, pencarian nafkah dan kepemimpinan berada dalam domain di mana laki-laki berperan secara dominan. Tapi welfare programs menghilangkan domain itu. Akibat-nya, kaum lelaki Aborigin merasa tidak punya arti lagi untuk bekerja keras.&lt;br /&gt;Para suami miskin menganggap kehidupan sosial akan tetap berjalan normal sekalipun mereka kelak tiada. Tetapi anak-anak mereka akan berpikir ayahnya tak berguna. Mereka bahkan menjadi malu karena ayahnya penganggur, hanya hidup untuk menadah dana kompensasi pemerintah. Maka contohlah orang - orang Aborigin.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih Jadi Miskin&lt;br /&gt;Dalam satu tahun pemerintahan SBY-MJK, jumlah orang miskin di Indonesia diperkirakan meningkat drastis dari 37 juta menjadi 40 juta orang, terkait keputusan pemerintah yang menaikkan (dua kali) harga BBM secara drastis. Jika menghadapi kemiskinan akibat penindasan, di situ pemerintah harus ekstra keras menegakkan hukum/keadilan dan pemberantasan korupsi.&lt;br /&gt;Miskin akibat kemalasan bisa diatasi dengan mendorong gairah kerja, pelayanan yang mengarah pada program pengembangan, serta etos kerja yang melampaui pola ekonomi subsisten. Tapi BLT justru menyebabkan banyak warga masyarakat memilih menjadi anggota keluarga miskin.&lt;br /&gt;BLT juga membuat gakin (keluarga miskin) kian tercekik dalam proses pemiskinan mutlak terhadap penduduk yang lemah ekonominya. Politik-ekonomi yang dikembangkan mestinya bukan dengan bagi-bagi hadiah yang justru memupuk kemalasan berusaha. Tapi dengan peningkatan SDM dan kesempatan kerja.&lt;br /&gt;Misalnya melalui dana bergulir dan proyek padat karya, hal ini memberdayakan masyarakat miskin. Banyak kisah sukses dengan cara ini untuk memberdayakan masyarakat miskin, seperti yang dilakukan LSM Dian Desa di desa-desa Gunung Kidul dan Gunung Merapi.&lt;br /&gt;BLT Rp 300.000,- yang tak mungkin mencukupi belanja tiga bulan akibat meroketnya harga-harga, hanya merupakan proses penumpulan daya pikir dan memacu budaya instan, santai dan konsumtif masyarakat. Ini jelas bukan pengentasan kemiskinan, tapi proses pemiskinan mutlak yang diperparah oleh kecurangan dan ketidakadilan dari lembaga-lembaga terkait. Bahkan tak sedikit warga miskin yang mengeluh karena tidak didata sebagai gakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang terpikir di dalam hati kita ketika menyaksikan kejadian serupa di negeri kita justru ketika ada niat pemerintah membantu mereka yang paling miskin dengan bantuan 100 ribu rupiah per kepala? Ketika kita menyaksikan orang - orang yang telah tua renta menghembuskan napas terakhir secara mengenaskan saat antre untuk mendapatkan dana bantuan langsung tunai? Atau ketika seorang Ketua RT ditikam mati oleh massa yang tidak puas dengan cara pembayaran bantuan langsung tunai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA berusaha untuk mengerti argumentasi pemerintah menaikkan harga BBM. Kita mau memahami tindakan menyakitkan ini, yang menurut pemerintah harus diambil guna menyehatkan perekonomian kita. Bahkan Presiden mengumumkan kemajuan perekonomian kita tahun 2005  yang konon mencapai 5,7 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, masalah kita bukan sekadar menghitung-hitung angka-angka statistik. Penderitaan konkret yang dialami masyarakat miskin, adalah tantangan yang harus diselesaikan secara bersama pula. Maka, kita mengharapkan adanya solidaritas penuh di dalam penderitaan bersama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menyakitkan hati rakyat adalah, ketika mereka berada dalam perjuangan mati-hidup mempertahankan kehidupan, para pejabat dengan enaknya menaikkan gaji-gaji mereka. Sungguh-sungguhkah sense of crisis dan sense of common suffering itu ada pada semua pihak, ataukah hanya rakyat kecil saja yang terus-menerus dipertaruhkan, demikian ungkapan-ungkapan ketidakpuasan rakyat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan langsung tunai bukanlah sebuah solusi, jauh-jauh hari sudah disampaikan. BLT hanya merupakan bentuk pembodohan, hampir sama dengan kelakuan pemerintah yang membagi-bagikan kompor dan tabung gas gratis. Yang terjadi malah kompor dan tabung gas tersebut dijual lagi. Kebijakan-kebijakan instan seperti ini sesungguhnya akan menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja. Terlebih kurangnya akses pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan. Sehingga masyarakat awam yang tak mendapatkan haknya (pendidikan, dll) menjadi lebih bergantung pada kebijakan sesaat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah seharusnya tidak hanya memikirkan kondisi ekonomi makro, jika pemerintah mau belajar dari krisis ekonomi di era ‘97-’98. Sudahlah kita terjepit, pemerintah masih saja berpikir jangka pendek. Ingatan saya dibawa pada pertemuan dengan Bpk. Paskah Suzeta (Menneg Bappenas) di UNPAD dua tahun silam. Ketika itu dihadapan mahasiswa beliau memaparkan blue print Indonesia 2005-2025. Kenyataannya yang digarisbawahi hanya ekonomi makro dan industrialisasi, sedangkan di bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan juga aplikasi teknologi kurang sekali terpresentasikan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-8877335240657644143?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/8877335240657644143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=8877335240657644143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8877335240657644143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/8877335240657644143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/06/blt-buat-siapa.html' title='BLT Buat Siapa'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-7080173335217770851</id><published>2008-05-29T21:32:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T04:56:05.745-07:00</updated><title type='text'>Pengorbanan</title><content type='html'>Jauh mata memandang, lelah kaki melangkah. Banyak sekali pengorbanan yang telah dilakukan oleh manusia ini. Mulai dilahirkan sampai akan kembali  menghadap Yang Maha Kuasa. Besar atau kecilpun pengorbanan itu tetap saja sebuah pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia terus berkorban untuk mendapatkan apa yang dicarinya. Setiap pengorbanan itu harus memiliki tujuan. Baik itu berkorban karena "cinta", "sahabat" maupun "organisasi" atau "gerakan" yang mereka ikuti&lt;span class="fullpost"&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi pernah kah orang yang berkorban itu meminta hasil atau imbalan dari pengorbanan yang mereka lakukan? Tentu saja tidak. Karena pada dasarnya orang yang telah rela berkorban itu hanya demi kebahagiannya semata. Karena apabila dia telah bisa berkorban maka ia akan menjadi manusia yang bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sampai kapankah manusia bisa berkorban segalanya demi orang lain tanpa memikirkan keadaannya? Sampai kapankah harus meninggalkan segalanya demi pengorbanan ini?&lt;br /&gt;Kehidupan ini memang butuh pengorbanan, akan tetapi sampai kapan kita berkorban untuk orang lain apabila orang itu tidak pernah tahu seberapa besar pengorbanan kita? Karena sesungguhnya pengorbanan itu sangatlah manis. Terima kasih buat semua orang yang telah rela berkorban untuk negeri ini. Pengorbanan kalian tidak akan sia - sia apabila kalian tahu seberapa besar hasil dari pengorbanan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya dedikasikan buat teman - teman yang telah rela berkorban&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-7080173335217770851?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/7080173335217770851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=7080173335217770851&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7080173335217770851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7080173335217770851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/05/pengorbanan.html' title='Pengorbanan'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-746062440942963489</id><published>2008-05-27T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-06-02T03:52:26.566-07:00</updated><title type='text'>Reform Kembali Ke Awal</title><content type='html'>Telah 10 tahun perjalanan Reformasi di Negara yang kita cintai ini. Banyak duka yang harus kita kenang. Teman - teman pejuang reformasi yang telah mengahadap kepada ALLAH SWT.  Tangis haru menandai  kenangan itu oleh pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa hasil dari 7 nyawa yang telah dahulu pergi itu?  Atas nama rakyat mereka berjuang menjatuhkan &lt;span class="fullpost"&gt; diktator Indonesia. Rakyat bergembira pada saat itu, tapi setelah 10 tahun ini. Apa yang terjadi di Negara yang sama - sama kita cintai ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat makin sengsara, BBM naik terus mengikuti harga minyak dunia. Walaupun para koruptor banyak yang telah diadili, akan tetapi dimana uang yang mereka korupsi? Apakah dipindah tangankan dengan koruptor yang masih bebas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana saat ini para mahasiswa yang katanya " Agen of Change" bagi Negara ini? Bersembunyi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngumpet, &lt;/span&gt;atau lari? Kapan perjuangan kalian muncul kembali? Apakah kalian tega melihat rakyat menderita menahan ini semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah yang telah dipilih langsung oleh rakyat berdalih, menutupi kekurangan mereka. Menipu habis - habisan rakyat yang mendukung mereka. BLT yang dijanjikan hanya mampu menahan nyawa mereka selama sebulan. Tertundalah kematian sebagian rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berbondong - bondong rakyat menyerbu BLT, menolak atau bahkan mengharapkan lebih? Dimana kesuburan tanah airku seperti yang dikatakan KOES PLUS ? Dimana kah hati nurani pemerintah yang diperjuangkan oleh berbagai macam partai politik sebelum partai itu menjadi besar? Dimana itu semua? Pengorbanan, perjuangan, perlawanan, telah hilang bersama 7 pahlawan reformasi yang telah dikubur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul asumsi rakyat yang mengatakan lebih enak hidup di zaman Soeharto, minyak tidak susah harga pun tidak melambung tinggi. Setelah 10 tahun reformasi,  rakyat kembali bersedih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sudah kenangan perjuangan anak bangsa. Ingin menjadi lebih baik kok &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reform&lt;/span&gt; kembali keawal &lt;/span&gt; ??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-746062440942963489?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/746062440942963489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=746062440942963489&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/746062440942963489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/746062440942963489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/05/reform-kembali-ke-awal.html' title='Reform Kembali Ke Awal'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-3539816797830188897</id><published>2008-03-10T01:38:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T21:12:54.993-07:00</updated><title type='text'>Hidup dan Kehidupan</title><content type='html'>Hidup manusia tidak ada yang bisa menebaknya. Kapan kita akan mati, ataupun kapan kita akan menjadi bayi kemabali?&lt;br /&gt;Dalam kepercayaan orang Budha, ada reinkarnasi dimana setiap manusia dapat hidup kembali setelah dia mati.&lt;br /&gt;Tetapi itu adalah kepercayaan. Tidak akan ada kehidupan kemabali setelah manusia itu masuk kedalam tanah.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ini merupakan sebuah imajinasi yang akan terus menjadi mimpi jika kita tidak mampu mewujudkannya.&lt;br /&gt;Manusia pasti mempunyai mimpi dan angan, itulah yang memotivasi mereka untuk terus hidup. Hanya mimpi yang mampu membuat kita terus hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah anggap mimpi itu sebuah omong kosong. Ada seorang teman yang pernah berkata kepada saya " Aku telah bermimpi menjadi seorang Insyiur," dan dengan kepercayaan diri yang tinggi dia telah berhasil mewujudkan mimpinya. Karena mimpi itulah dia mampu menjadi apa yang diinginkannya pada akhirnya. Maka itulah ada pepatah, gantungkanlah cita - citamu setinggi langit. Tapi jangan hanya menggantungkan saja, harus dikejar. Kejar dandapatkanlah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini adalah untuk bermimpi, mimpi ituadalah motivasi. Harus menjadi sebuah angan, jangan jadikan sebuah olokan saja. Hidup bukan untuk bermimpi tetapi untuk mengejar mimpi. Mimpi dan imajinasilah wahai kau manusia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-3539816797830188897?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/3539816797830188897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=3539816797830188897&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3539816797830188897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3539816797830188897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/03/hidup-dan-kehidupan.html' title='Hidup dan Kehidupan'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-2105818143855264233</id><published>2008-02-05T21:48:00.001-08:00</published><updated>2008-06-10T21:02:19.272-07:00</updated><title type='text'>Apa Cita - cita mu Nak?</title><content type='html'>Sering kali pertanyaan diatas dilontarkan orang tua kepada anaknya. Terutama&lt;br /&gt;saat anak masih duduk ditaman kanak-kanak. Mungkin jawaban si anak sering&lt;br /&gt;berubah-ubah bahkan terdengar aneh dibandingkan jawaban kita saat masih seusia&lt;br /&gt;mereka. Diera 80an cita-cita yang paling banyak diminati adalah menjadi seorang&lt;br /&gt;dokter atau menjadi seorang insinyur. Sekali-kali ada yang bercita-cita menjadi&lt;br /&gt;presiden.&lt;br /&gt;Namun seiring bergantinyamasa dokter, insiaznyur atau bahkan presiden tidak lagi menjadi pilihanfavorit. Diera milenium kedua ini cita-cita seorang anak makin beragam dan berkembang sesuai zaman. Ada yang ingin menjadi pemain sepak bola, terutama&lt;br /&gt;anak lelaki tapi tidak sedikit anak perempuan juga bercita-cita sama. Entahlah&lt;br /&gt;karena mereka belum faham atau sedari kecil mereka sudah sadar emansipasi.&lt;br /&gt;Banyak pula yang bercita-cita menjadi dancer, tidak sedikit yang memilih&lt;br /&gt;menjadi designer. Ada yang mau menjadi ahli komputer, ada pula yang igin&lt;br /&gt;menjadi super star.&lt;span class="fullpost"&gt; Wah.... jawaban mereka benar-benar&lt;br /&gt;membuat kita terkagum-kagum.... kadang-kadang bahkan membuat saya tersenyum.&lt;br /&gt;Bayangkan tak jarang mereka mengubah cita-citanya, bahkan sebagian ada yang&lt;br /&gt;memborong dengan memilih beberapa cita-cita sekaligus. Anak-anak ini&lt;br /&gt;benar-benar luar biasa. Mungkin ini ada hubungannya dengan gizi yang mereka&lt;br /&gt;dapatkan atau luasnya informasi yang mereka terima. Tapi yang patut kita&lt;br /&gt;syukuri hal ini menunjukkan kreativitas mereka dan pengetahuan mereka jauh&lt;br /&gt;lebih baik disbanding zaman saya diera 80-an. Sebagai seorang ibu tentunya sayajuga mempunyai harapan yang besar kepada buah hati saya. Tentunya seperti orang tua- orang tua yang lain, saya juga ingin kelak anak saya menjadi orang yang berguna bagi keluarga, agama, nusa dan bangsanya. Saya fakir ini adalah harapan&lt;br /&gt;standar yang dimiliki kebanyakan para orang tua. Terlepas apa kelak yang menjadi cita-cita pilihan anak-anak mereka, orang tua intinya hanya menginginkan anaknya menjadi orang yang baik, berakhlak mulia, berguna dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya… Tetapi akhir-akhir ini sebagai seorang ibu, saya memiliki kekhawatiran yang semakin hari semakin besar terhadap masa depan anak saya. Betapa tidak melalui media televisi, saya sering&lt;br /&gt;menyaksikan sinetron-sinetron yang menurut saya tidak pantas ditayangkan. Betapa menyedihkan, ketika kita melihat dalam adegan-adegan sinetron, remaja-remaja yang melakukan seks bebas, menggunakan obat-obatan terlarang, berlaku kasar kepada orang tua, bahkan melecehkan guru dianggap sesuatu yang lucu. Belum lagi perilaku yang saya anggap keterlaluan dimana anak seusia sekolah dasar sudah melakukan adegan ciuman dan berpacaran dikala sekolah dasar, dianggap hal yang wajar. Nauzubillahi min zalik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai seorang ibu yang melahirkan dengan bertarung nyawa, saya tidak rela bila hal-hal yang tidak bermoral ini, kelak mempengaruhi lingkungan hidup anak saya. Saya tidak rela apabila anak saya besar dengan contoh-contoh pemandangan yang sama sekali jauh dari mendukungnya untuk meraih cita-cita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayangkan, bagaimana seorang anak dapat berhasil mearih cita-citanya, apabila kepada gurunya saja sudah tidak ada rasa hormat? Bagaimana akan lahir anak-anak yang berguna, apabila kepada orang tuanya saja sudah tidak ada lagi rasa kasih sayang?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sekali lagi nauzubillah summa nauzubillah. Semoga ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa&lt;br /&gt;menjauhkan hal ini dari anak-anak kita. Sambil merenung akhirnya saya&lt;br /&gt;bertekad, untuk menanamkan akhlak dan budi pekerti sebagai pendidikan utama&lt;br /&gt;bagi anak-anak saya. Saya tidak akan pernah mengintervensi apapaun cita-citanya&lt;br /&gt;dikelak kemudian hari. Apakah ia ingin mejadi pemain sepak bola, menjadi penari, menjadi petani atau bahkan menjadi super star. Yang pasti harapan dan doa saya dia dapat menjadi pemain sepak bola yang berbudi pekerti mulia, atau menjadi penari yang mengutamakan&lt;br /&gt;akhlak diatas segala-galanya, atau bahkan biarlah dia menjadi super star, tapi super star yang berbudi dan berakhlak mulia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Saya berkhayal, apalah gunanya apabila kelak, anak kita menjadi ahli kimia yang luar biasa, tetapi keahliannya ia gunakan untuk menciptakan senjata kimia yang membahayakan, dan&lt;br /&gt;bahkan mampu menhancurkan lingkungan sekitarnya. Apa guna ia menjadi super&lt;br /&gt;star, celebritis dunia, tapi prilakunya penuh denagn mabuk-mabukkan, dan yang&lt;br /&gt;paling menakutkan seks bebas menjadi kawan setia.Atau apalah gunanya anak kita&lt;br /&gt;menjadi pejabat nomor satu  tapi justru membawa kesengsaraan bagi rakyatnya. Sungguh saya yakin dan percaya para orang tua akan merasa menyesal telah melahirkan generasi yang demikian. Selalulah bertanya kepada anak-anak kita tentang cita-cita mereka. Dan biarlah mereka memilih apapun cita-citanya. Atau bahkan terkadang berulang kali mengganti cita-cita yang dipilihnya. Sebagai orang tua, tugas kita adalah mengingatkan. “Apapun cita-citamu nak, yang utama adalah cita-cita untuk menjadi manusia yang baik dan berguna”. It’s good to be great butit great to be good.... amin…&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah tulisan dari seorang Calon GUSU semoga Beliau mampu mewujudkan cita-cita anak - anak di Sumaera Utara ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-2105818143855264233?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/2105818143855264233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=2105818143855264233&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2105818143855264233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2105818143855264233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/02/apa-cita-citamu-nak-mon-12312007-1058.html' title='Apa Cita - cita mu Nak?'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-9162538367949676322</id><published>2008-01-27T20:44:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:49:22.015-07:00</updated><title type='text'>Meninggal nya Bapak Pembangunan</title><content type='html'>Meningggalnya bapak pembangunan Indonesia membuat Indonesia berduka selama 7 hari! Indonesia kemabli kehilangan putra terbaiknya di Bulan Januari 2008. Soeharto yang telah banyak memberi perubahan yang berarti buat Indonesia!&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soeharto adalah seorang anak petani yang mendapatkan keberuntungan sehingga dapat menjadi presiden ke 2 Indonesia. Soeharto juga telah banyak berjasa untuk Indonesia. Soeharto menjadi bapak pembangunan untuk Indonesia dan pernah membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat diperhitungkan oleh negara- negara lain didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dia pernah korupsi tapi dia juga mempunyai banyak jasa buat Indonesia. Soeharto bukan manusia sembarang, tapi dia juga bukan malaikat yang tak luput dari kesalahan. Lebih baik kita maafkan Soehato daripada kita terus menjelekkannya. Soeharto tetap bapak pembangunan Indonesia. Maafkanlah dia............!!!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-9162538367949676322?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/9162538367949676322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=9162538367949676322&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/9162538367949676322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/9162538367949676322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/01/meninggal-nya-bapak-pembangunan.html' title='Meninggal nya Bapak Pembangunan'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-5449662892074747941</id><published>2008-01-23T19:10:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:47:56.810-07:00</updated><title type='text'>Mampukah GUS DUR membuat Megawati jadi Presiden lagi?</title><content type='html'>KH. Abdurrahman Wahid atau Gus dur adalah seorang politisi ajaib. Dimana dia mempunyai tingkat Kredibilitas yang cukup besar dikalangan masyarakat menengah kebawah. Gus dur juga merupakan salah satu anggota penasehat PKB dimana seluruh perkataannya dapat dijadikan sebagai panduan pengambilan keputusan bagi PKB.&lt;br /&gt;Menurut kabar burung pada Pemilu 2009 pemilihan Presiden nanti PKB akan kembali berkoalisi dengan PDI-P pimpinan Megawati. Berdasrkan peta kekuatan simpatisan kedua parpol ini memiliki massa yang cukup besar setelah GOLKAR. PDI-P telah memutuskan Mbak Mega akan kembali diusung untuk memimpin Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Apakah Gus Dur mampu menyakinkan massa nya untuk mendukung Mbak Mega kembali ataupun Gus menyarankan untuk berdiri sendiri mencalonkan SBY kembali. Dimana saat ini sepertinya Gus lebih banyak mendorong SBY dalam melakukan perubahan walaupun SBY sering dikritik gila oleh Gus.&lt;br /&gt;Bangsa ini yakin bahwa Gus akan memberikan semangat kepada semua calon pemimpin yang akan maju dalam PILPRES 2009 nanati. Sebagai pemimpin opini publik Gus pasti punya pandangan lain, walaupun dia buta tetapi hatinya tidak buta. Gus adalah orang yang bijak walaupun dia pernah membuat malu Indonesia dengan memakai celana pendek dalam kunjungan kenegaraan. Gus, saya yakin kamu bisa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-5449662892074747941?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/5449662892074747941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=5449662892074747941&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5449662892074747941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/5449662892074747941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/01/mampukah-gus-dur-membuat-megawati-jadi.html' title='Mampukah GUS DUR membuat Megawati jadi Presiden lagi?'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-2404804838002070029</id><published>2008-01-15T03:20:00.001-08:00</published><updated>2008-06-10T21:46:10.944-07:00</updated><title type='text'>Apakah Rudolf mampu memimpin SUMUT  kembali?</title><content type='html'>Pilkada SUMUT akan berlangsung bursa pencalonan  GUBSU telah dibuka sejak lama oleh Partai - partai politik! Rudolf nampaknya akan kembali maju memimpin SUMUT dia ingin kembali lagi memimpin SUMUT tapi apakah dia pantas memimpin SUMUT kembali?   &lt;br /&gt;Banyak sekali kesalahan yang telah diperbuat Rudof salah satunya ialah mengenai permasalahan agama! Saat ini SUMUT termasuk provinsi yang teraman dikarenakan tidak pernah terjadi kerusuhan antar ras, suku dan agama disini.&lt;span class="fullpost"&gt;  Akan tetapi Rudolf hampir mengancam SUMUT dengan melakukan pembagian buku gratis bergambarkan Yesus kepada SD-SD di daerah yang ada di SUMUT! Kalaupun Rudolf ingin kembali memimpin dia harus memperbaiki seluruh infrastruktur yang ada di SUMUT salah satunya adalah Listrik! Pemadaman Listrik yang terjadi bergilir di SUMUT merupakan masalah yang serius bagi SUMUT! 90 % masyarakat SUMUT sengsara dibuat perusahaan Lintah Negara itu. Alasan mesin tua yang menjadi tameng perusahaan tempat para lintah itu berlindung!&lt;br /&gt;Rudolf juga harus bisa meninjau ulang tentang penutupan Pertamina UP-I yang terjadi di Kabupaten Langkat yang meresahkan warga disana! Penutupan Pertamina itu merupakan pengurangan pendapatan bagi SUMUT. Walaupun kecil tapi pendapatan SUMUT juga termasuk berkurang bila dibandingkan adanya pertamina di Langkat!&lt;br /&gt;Bapak Rudolf yang terhormat anda memeng pemimpin yang baik tapi coba lihat rakyat bawah yang selalu bergantung pada kebijakan anda! Emang rakyat tahu anda tidak tamat sekolah tapi anda adalah pengusaha yang sangat sukses bila dilihat dari harta warisan ayah anda!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-2404804838002070029?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/2404804838002070029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=2404804838002070029&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2404804838002070029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2404804838002070029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/01/apakah-rudolf-mampu-memimpin-sumut.html' title='Apakah Rudolf mampu memimpin SUMUT  kembali?'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-145654940209148657</id><published>2008-01-15T02:21:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:51:32.650-07:00</updated><title type='text'>Bush akan beli Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengapa hal ini yang saya angkat? Hal ini telah terjadi untuk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Iran&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Amerika negara yang dipimpin oleh G.W Bush yang merupakan anak dari G. Bush sang designer perang Teluk. Warisan ketamakkan yang diturunkan oleh Bapaknya ini merupakan salah satu keistimewaan Bush agar dendam ayahnya dapat dibalas Bush Jr. kepada Saddam Husein. Bush Jr. telah membeli Irak dengan mengorbankan cukup banyak tentara Amerika. Bush selalu saja merasa Amerika telah mengambil langkah yang benar karena telah menaggakap Saddam Husein yang dikatakannya sebagai penjahat perang. Dan Saddam harus dihukum oleh dunia! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Siapa sebenarnya yang menjadi penjahat perang Bush atau Saddam Husein? Saddam pada perang teluk hanya berperang untuk mempertahankan negaranya dari keserakahan Bush yang telah besekutu dengan &lt;st1:country-region st="on"&gt;Iran&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Kuwait&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Saat itu Bush juga berusaha mendekati ASEAN agar bekerja sama dengan Amerika. Dari 10 negara ASEAN, hanya negara – negara Persemakmuran yang menjadi sekutu Amerika.  &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; yang saat itu masih dipimpin Lek Harto mengatakan tidak mau menjadi sekutu Amerika karena tidak ada untungnya buat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Lek Harto menganggap hanya mengirim tentara – tentara yang rela mati saja kesana untuk terus membunuh orang yang tak bersalah. Lek Harto juga berpikiran bahwa saat itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; berdiri sebagai negara yang makmur dalam hal pembangunan yang hampir dapat dikatakan tanpa bantuan Amerika, walaupun Lek Harto melakukan pinjaman yang tak diketahui oleh rakyat demi membantu rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat reformasi terjadi, Lek Harto mengangkat Koper pakaiannya untuk keluar istana negara, dengan wajah tersenyum gembira yang dapa ditangkap pesan nonverbalnya bahwa aku telah selamat dari hutang luar negri, selamat berjuang Bangsa ku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hal inilah yang kiranya dapat disimpulkan oleh penulis bahwa Lek Harto akan mudah menghembuskan nafas terakhirnya apabila dia pergi ke NAD untuk meminta maaf kepada masyarakat NAD atas DOM ( Daerah Operasi Militer ), dimana hampir ribuan gadis NAD hilang keperawanannya diakibatkan oleh “ Alat – alat Negara ”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bush Jr. telah 2 kali berkunjung ke &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region style="font-family: arial;" st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;, dan dia juga sudah pernah berkeliling &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-family: arial;" st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; naik Helikopter pribadinya. Hal ini seperti menandakan Bush Jr. diakhir masa jabatannya menjadi Presiden paling tamak Amerika untuk berinvestasi di salah satu pulau atau bahkan provinsi di &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-family: arial;" st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;. Nampaknya Bush merasakan kenyamanan tinggal di &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-family: arial;" st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;. Dan ingin sekali membeli &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region style="font-family: arial;" st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; dengan harga gratis sebagai pelunasan hutang &lt;st1:place style="font-family: arial;" st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-145654940209148657?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/145654940209148657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=145654940209148657&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/145654940209148657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/145654940209148657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2008/01/bush-akan-beli-indonesia.html' title='Bush akan beli Indonesia'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-6694190006085289065</id><published>2007-12-30T00:36:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:38:53.951-07:00</updated><title type='text'>Tahun 2007 merupakan tahun Bencana Buat Indonesia</title><content type='html'>Indonesia pada tahun 2007 telah berumur 62 tahun. Di hari yang semakin tua buat Indonesia ini diharapkan masyarakat Indonesia bisa bertambah dewasa. Indonesia juga mengalami cobaan yang semakin berat dari Tuhan Yang Maha Esa. Indonesia tidakhabis - habisnya diterpa bencana yang tidak berkesudahan. Ingat Desember 2004 kemaren NAD dihantam Tsunami bersama dengan Gunung Sitoli. Dan setelah 3 tahun Tsunami Banjir berbarengan dengan Gempa yang tidak pernah berakhir melanda Indonesia. Tahun 2004 kemaren Sumatera adalah daerah yang berpotensi bencana akan tetapi saat ini Jawalah yang berpotensi mengalami bencana.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh jawa saat ini telah terendam banjir! Apakah yang telah terjadi di Jawa? Apakah ini diakibatkan oleh pemanasan global ( Global Warming ) yang menjadi trend di seluruh dunia dan mengakibatkan Indonesia menjual Oksigennya pada negara maju? Belum menjual oksigen saja Jawa sudah terkena banjir. Apalagi Indonesia menjual Oksigenya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umur 62 tahun ini Indonesia telah berhasil menjual para TKWnya dengan sukses, dan akan menjual oksigennya demi terlaksananya program PBB tentang pengurangan emisi dari karbon oleh negara - negara maju atau negara - negara Industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di hari tua nanti Indonesia bisa juga menjual nama negara yang semakin lama akan tenggelam oleh banjir dan gempa akibat ulah -ulah para tangan - tangan rakyat Indonesia yang semakin kreatif.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-6694190006085289065?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/6694190006085289065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=6694190006085289065&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6694190006085289065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6694190006085289065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/12/tahun-2007-merupakan-tahun-bencana-buat.html' title='Tahun 2007 merupakan tahun Bencana Buat Indonesia'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-879326986866941022</id><published>2007-11-25T22:19:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:37:56.108-07:00</updated><title type='text'>Perubahan Untuk Indonesia Ku</title><content type='html'>Akankah Indonesia bisa berubah? Pertanyaan itulah yang muncul dalam benakku kemaren sore waktu melihat para pemulung di daerah jalan Gatot Subroto Medan. Aku juga tak mengerti mengapa pertanyaan itu muncul tiba - tiba!Perubahan yang bagaimana yang kita harapkan untuk Indonesia yang tercinta ini? Sampai kapan kita harus menderita seprti ini? Rakyat tak mampu membeli beras.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga - harga kebutuhan barang pun meningkat. Kenaikan BBM yang memberikan imbas yang begitu besar untuk perekonomian bangsa ini. Upah yang didapatkan pekerja tak dapat menutupi kebutuhan mereka. Apa yang sedang terjadi di Indonesiaku saat ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dinilai lamban menangani kasus penderitaan rakyat. DPR yang diharapkan rakyat dapat membantu hanya mengejar uang bonus. Jutaan rupiah telah dihabiskan rakyat untuk menggelar pemilu, itu adalah uang kami untuk membeli mobil anda wahai bapak DPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah mengajukan berbagai macam cara untuk menetralisir laju demonstrasi. Mahasiswa dijanjikan " Beasiswa " yang besar per semesternya. Para aktivis pun diberi pekerjaan, agar tak sibuk lagi menjatuhkan pemerintah. Sementara Gusdur asyik menikmati perlawanannya tentang agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY duduk termenung, dengan alasan memikirkan rakyat, tetapi setiap beliau turun ke daerah selalu saja membuat rakyat susah. Sampai kapan ini akan terjadi di Bumi Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskan terjadi lagi yang namanya " REFORMASI " dengan mengorbankan nyawa? Haruskah kita terus percaya dengan semua rayu manja pemerintah? Letih rakyat ini terus ditipu, dengan segala macam program kerja yang dicanangkan. Tapi apa hasilnya? Saudara kita di Porong masih hidup dalam pengungsian. Lumpur Lapindo tak pernah selesai pembahasannya. Sampai kapan ini semua terjadi?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-879326986866941022?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/879326986866941022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=879326986866941022&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/879326986866941022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/879326986866941022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/perubahan-untuk-indonesia-ku.html' title='Perubahan Untuk Indonesia Ku'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-667721634800739682</id><published>2007-11-21T20:54:00.001-08:00</published><updated>2008-06-10T21:23:21.592-07:00</updated><title type='text'>Pantaskah SBY kembali memimpin INdonesia</title><content type='html'>Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden ke 6 bagi Indonesia. Tapi walaupun sudah hampir 3 tahun memimpin Indonesia SBY belum bisa memberikan perubahan yang realistis buat Indonesia. Harga BBM kian naik tinggi, harga bahan pokok juga melambung tinggi. Bagaimana kesejahteraan rakyat yang telah dikesampingkan. Memang Indonesia lebih dalam hal politik luar negri, tapi dalam negri sendiri Indonesia kian&lt;span style="font-style: italic;"&gt; bobrok&lt;/span&gt;. Banyak ya terungkap aliran - aliran yang telah difatwa sebagi aliran sesat. Bukan hanya itu saja, masyarakat di Sidoarjo semakin tersiksa dengan ulah LUMPUR LAPINDO.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Lumpur LAPINDO makin merajalela, SBY malah membuat pergeseran kabinet. Abu rizal Bakrie malah ditempatkan sebagai Menteri Kesejahteraan Sosial. Sudah jelas LAPINDO itu adalah salah satu perusahaan milik ARB, ya pasti dia membela LAPINDO. Sampai kapan saudara - saudara kita di sana tersiksa seperti sekarang. Hidup dalam pengungsian yang tak tahu kapan akan berakhirnya? Makan susah apalagi untuk mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;Apakah SBY tidak memerhatikan hal itu. Kok SBY malah sibuk mempersoalkan Poligami yang sudah jelas diatur dalam Al-quran. Poligami itukan merupakan salah satu hak azasi. LAPINDO merupakan salah satu peristiwa yang kita tidak tahu akan berakhir kapan dan bagaimana kehidupan sosial yang terjadi setelah itu? Apakah memeng pantas SBY untuk kemabali memimpin Indonesia kedepan? Apakah juga SBY akan memberikan perubahan - perubahan buat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-667721634800739682?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/667721634800739682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=667721634800739682&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/667721634800739682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/667721634800739682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/pantaskah-sby-kembali-memimpin.html' title='Pantaskah SBY kembali memimpin INdonesia'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-6497781993714348600</id><published>2007-11-09T02:05:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:21:36.674-07:00</updated><title type='text'>Indonesia Tanah Air Beta</title><content type='html'>Ini adalah lagu wajib yang selalu kita nyanyikan waktu kita SD. Lagu ini sangat mempunyai arti tentang kecintaan kita pada tanah air kita yang kita ketahu bahwa saat ini Indonesia mengalami masa krisi yang berkepanjangan dan tak tahu kapan akan berakhirnya. Indonesia tanah air beta ini merupakan lagu tentang kecintaan si pengarang tentang Indonesia ya saat itu. Apakah saat ini beliau masih cinta atau tidak saya tidak tahu.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Indonesia banyak mempunyai lagu - lagu wajib yang sering dihapal oleh kita waktu SD, dan selalu kita nyanyikan disaat acara 17an. Selain lagu wajib itu Indoensia juga banyak mempunyai lagu daerah yang dimiliki oleh setiap daerah yang berbeda - beda. Hal ini dikarenakan Indonesia terdiri dari benyak suku dan daerah - daerah  yang tersebar dipulau - pulau yang berbeda - beda. Dari Sabang sampai Marauke. Hal inilah membuat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malaysia &lt;/span&gt;cemburu, sampai memakai lagu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rasa Sayange &lt;/span&gt;sebagai backsound promosi  buat program Visit to Malaysia 2008.  Sudah jelas lagu itu asli dari Maluku kok dibilang lagu melayu.&lt;br /&gt;Apakah tidak puas mereka Malaysia merebut Sipadan &amp;amp; Legitan pada tahun 2000. Atau ingin merebut Ambalat lagi pada 2006, bahkan telah mempermalukan istiri diplomat Indonesia di Malaysia. Kalau tetangga bukan begtu caranya.&lt;br /&gt;Sampai hari ini pemerintah hanya anteng - anteng saja melihat lagu Rasa Sayange itu dipakai Malaysia atau bahkan pemerintah takut dengan Malaysia. Hanya ucapan maaf saja apa bisa mengobati luka hati rakyat Maluku? Coba ada warga Malaysia yang merasa disakiti pasti langsung ditindak PBB. Warga Indonesia merasa disakiti ya udah obatin aja sendiri, wong pemerintahnya juga ga punya hati.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-6497781993714348600?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/6497781993714348600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=6497781993714348600&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6497781993714348600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/6497781993714348600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/indonesia-tanah-air-beta.html' title='Indonesia Tanah Air Beta'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-3680760759899159234</id><published>2007-11-07T20:52:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:20:08.195-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Gartis Hanya Cita-Cita</title><content type='html'>Indonesia meupakan salah satu negara yang saat ini sedang berkembang, jadi seharusnya Indonesia harus menerapkan kemajuan dalam pendidikannya. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mark_Twain" title="Mark Twain"&gt;Mark Twain&lt;/a&gt;, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya. &lt;span class="fullpost"&gt; "&lt;b&gt;Jalur pendidikan&lt;/b&gt; adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan:&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pendidikan formal&lt;/b&gt; merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pendidikan_nonformal" id="Pendidikan_nonformal"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pendidikan nonformal&lt;/b&gt; paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesjid" title="Mesjid"&gt;mesjid&lt;/a&gt; dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja" title="Gereja"&gt;gereja&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pendidikan informal&lt;/b&gt; adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dari beberapa jenis pemdidikan diatas tersebut, salah satunya pernah menjadi cita - cita bagi Indonesia untuk mengratiskan pendidikannya.  Tetapi  hal itu rupanya hanya cita-cita belaka. Masyarakat merasa tersiksa dengan harga uang sekolah ataupun pendaftarannya bahkan uang yang dipungut oleh sekolah - sekolah negri yang sudah jelas-jelas dibiayai oleh pemerintah memungut uang pendaftaran yang bisa dibilang tak kecil. Bagaimana bangsa ini bisa maju jika generasi mudanya banyak yang putus sekolah.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-3680760759899159234?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/3680760759899159234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=3680760759899159234&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3680760759899159234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/3680760759899159234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/pendidikan-gartis-hanya-cita-cita.html' title='Pendidikan Gartis Hanya Cita-Cita'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-1042135260060226048</id><published>2007-11-06T23:37:00.001-08:00</published><updated>2008-06-10T21:18:35.239-07:00</updated><title type='text'>Apakah engkau senang lahir di Indonesia</title><content type='html'>Pertanyaan itu pasti terlontar dalam guyonan - guyonan mahasiswa, pada saat ini melihat keadaan Indonesia yang semakin lama semakin terpuruk. Guyonan itu kalua kita cermati seperti menyalahi kodrat yang telah ditakdirkan oleh Tuhan yang Maha Esa. Tapi sebenarnya guyonan ini sangat mengandung arti yang &lt;em&gt;dalam&lt;/em&gt;. Mengapa? Karrena guyonan itu termasuk kritik terhadap pemerintah dan mahasiswa.&lt;span class="fullpost"&gt;  Pemerintah dinilai lambat bertindak terhadap hutang - hutang luar negri Indonesia yang semakin hari semakin membengkak. Bayi yang terlahir di Indonesia saja sudah dikenai hutang sekitar $ 5.000, mengapa kok banyak ya orang yang mau membuat bayi untuk dilahirkan.&lt;br /&gt;Kita juga sebenarnya mahasiswa tidak boleh selalu mengkritik pemerintah, toh yang menjatuhkan rezim lek Harto juga kita. Rezim lek Harto jatuh akibat mahasiswa yang merasa tertekan karena lek Harto menerapkan diktator dan telah memakan puas seluruh harta dan sumber daya alam Indonesia. Lek Harto juga seharusnya dikenakan hutang tersebut, tetapi kok sampe sekarang lek Harto belum diproses hukum apa alasan sakit? Seorang pencuri ayam yang mempunyai sakit jantung kok malah langsung divonis 5 tahun penjara berdasarkan KUHP lah. Apa ntar lek Harto mati terus hutang negara ini diteruskan kepada kami generasi penerus bangsa? Bagaimana kami penerus bangsa bisa membayar hutang negara ini apabila setiap tahunnya kurikulum pendidikan kita berganti-ganti sesuai dengan pergantian pemerintahan. Indonesia tak akan bisa berkembang apabila rakyatnya masih hhidup dibawah garis kemiskinan. Guyonan tapi mengungkapkan bahwa rakyat negri ini merasa terjajah hidup di tanah ibu pertiwi mereka.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-1042135260060226048?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/1042135260060226048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=1042135260060226048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1042135260060226048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/1042135260060226048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/apakah-engkau-senang-lahir-di-indonesia.html' title='Apakah engkau senang lahir di Indonesia'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-7662462874096197673</id><published>2007-11-04T23:34:00.000-08:00</published><updated>2008-06-10T21:17:16.043-07:00</updated><title type='text'>Bangsa Ini</title><content type='html'>Bangsa kita adalah bangsa Indonesia yang terkenal karena kekayaan alam mulai dari minyak sampai tumbuhannya. Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis suku dan marga. Dahulunya mereka hidup rukun dan saling menghargai. Akan tetapi saat ini sering kita dengar di media yang memberitakan terjadinya perperanngan antar suku dan bermunculannya agama - agama sesat. Munculnya agama - agama sesat dinegriku ini dikarenakan rusaknya generasi muda yang kurang diberi pemahaman tentang agama.&lt;span class="fullpost"&gt;  Apakah itu salah orang tua mereka? Biar mererka sendiri yang jawab. Apakah ini karena budaya? Ya, saat ini budaya di Indonesia hampir punah. Coba tanyakan pada anak SD tau tidak apa nama tarian terkenal dari Bali atau tahu tidak mereka tentang budaya dittempat mereka tinggal.&lt;br /&gt;Perayaan hari kemerdekaan Indonesia seharusnya dijadikan moment tentang pelestarian kebudayaan. Akan tetapi mengapa yang hanya dilestarikan tetang cara makan kerupuk yang cepat atau lari goni. Malahan acara tujuhbelasan itu juga menjadikan jalanan macet akibat warga memakai badan jalan untuk acara penyambutan kemerdekaan negara kita yang dengan nyata menjajah rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-7662462874096197673?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/7662462874096197673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=7662462874096197673&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7662462874096197673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/7662462874096197673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/bangsa-ini.html' title='Bangsa Ini'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4247177397324595635.post-2218855246554729939</id><published>2007-11-01T00:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T21:15:58.078-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Himbauan Buat Pemerintah'/><title type='text'>Indonesia Negara Kita</title><content type='html'>Negaraku Indonesia yang saat ini semakin menjadi "TUA" dan Dewasa. Saat ini Indonesia berumur 62 tahun akan tetapi mengapa kedewasaan Indonesia tidak mampu memberi kesejahteraan bagi rakyatnya. Bahkan saat ini Indonesia menjalankan Reformasi pada tahun 1998 Indonesia menjadi semakin bobrok dan jatuh tertindas dari tetangganya Malaysia. Saat ini mungkin Indonesia di pndang lemah oleh Malaysia karena banyak TKI yang dikirim menjadi&lt;strong&gt; pembantu &lt;/strong&gt;di Malaysia, mereka tidak mengerti mereka maju karena Soeharto setuju untuk mengirimkan tenaga Guru untuk mendidik warga negara Malaysia. Dasar Negara yang tak tahu diuntung.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Coba perhatikan saat ini banyak sekali kasus yang sengaja dibuat Malaysia, mulai dari Sipadan &amp;amp; Legitan sampai Lagu Rasa Sayange. Kalau mau perang jangan begitu caranya. Banyak TKI yang disiksa di Malaysia tetapi Indonesia masih percaya dengan hukum Malaysia. Mengapa disaat Istri seorang Diplomat Indonesia ditangkap oleh pihak RELA Malaysia pihak Indonesia hanya mengatakan mungkin salah paham saja. Sekali atau Dua kali minta maaf sich wajar. Tetapi ini, coba kita hitung mulai dari jatuhnya rezim &lt;strong&gt;lek HARTO &lt;/strong&gt;sudah berapa kali Malaysia meminta maaf?  Mau jadi apa Negaraku ini? Indonesia bagi Malaysia hanya negara penghasil &lt;strong&gt;babu&lt;/strong&gt;, tapi Malaysia dianggap sebagi negara sukses? Coba saja dulu Ratu Belanda tidak menjajah Indonesia dan menyerahkan Indonesia dengan Stamford Raffles. Mungkin ini gak akan terjadi. Buat Pemerintah coba lebih tegas terhadap Malaysia, lakukan sweeping kepada mahasiswa Malaysia yang kuliah di Indonesia, jangan taunya uang lebih saja yang diberi mereka ingat Negaramu tempat kau diproduksi oleh Ayah dan Ibumu dan tempat kau memproduksi anak-anakmu kelak.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4247177397324595635-2218855246554729939?l=eza-akudannegaraku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/feeds/2218855246554729939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4247177397324595635&amp;postID=2218855246554729939&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2218855246554729939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4247177397324595635/posts/default/2218855246554729939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eza-akudannegaraku.blogspot.com/2007/11/negaraku-indonesia-yang-saat-ini.html' title='Indonesia Negara Kita'/><author><name>Mohammad Reza Ali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18000262194360468993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3xPDuWi1IJk/SDzEYrmFGeI/AAAAAAAAABg/2h2BocC7JZ8/S220/IMG_1064.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
